Sekda Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto Diangkat Jadi Komisaris MRT

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Kamis, 02/04/2026 15:05 WIB
Foto: Sekda Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto. (Dok. Pemkot Admistrasi Jakbar via Detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan perubahan susunan dewan komisaris. Hal tersebut merupakan keputusan para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham PT MRT Jakarta (Perseroda) tentang Perubahan Susunan Dewan Komisaris tanggal 10 Maret 2026.

Pertama, Dodik Wijanarno diberhentikan dengan hormat dari posisinya sebagai komisaris independen.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan kontribusi selama menjabat dan menjalankan tugas sebagai pengurus PT MRT Jakarta (Perseroda)," ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo seperti dikutip siaran pers, Kamis (2/4/2026).

Kedua, pemegang saham mengangkat Uus Kuswanto sebagai komisaris dengan masa jabatan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan. Sebelum ditugaskan di PT MRT Jakarta (Perseroda), Uus Kuswanto merupakan birokrat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta.

"Ia memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan dan administrasi publik serta kompetensi dalam perumusan kebijakan strategis daerah," kata Rendy.

Dengan dilakukan pengangkatan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris PT MRT Jakarta (Perseroda) menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama : Sdr. Heru Budi Hartono;
Komisaris Independen : Sdr. Sudarmanto;
Komisaris : Sdr. Deni Surjantoro;
Komisaris : Sdr. Uus Kuswanto; dan
Komisaris : Sdr. Ahmad Yani.

"Perubahan susunan Dewan Komisaris ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta meningkatkan kinerja perusahaan dalam memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat," ujar Rendy.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Korsel Tambah Anggaran USD 17 M Imbas Krisis Energi Timur Tengah