Tok! Rumah Kumuh Bantaran Rel Senen dan Tanah Abang Jadi Rusun 15 Juni
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait akan mulai membangun rumah susun (rusun) berkaitan dengan penanganan rumah kumuh di bantaran rel dekat Stasiun Pasar Senen.
Menteri yang kerap disapa Ara tersebut mengungkap akan ada 300 unit yang dibangun dan rencananya akan rampung pada 15 Juni 2026.
"Kita enggak bicara mulainya, kita bicara selesainya. Selesainya 15 Juni di Senen dan di Kramat, ada 300 unit ya," kata Ara dalam konferensi pers di BP BUMN, Rabu (1/4/2026).
Adapun di Senen, Ara menjelaskan lahan yang siap dibangun rusun untuk relokasi rumah kumuh merupakan milik PT Angkasa Pura atau yang sekarang bernama Injourney.
"Tanah di Senen dan Kramat, itu tanahnya Angkasa Pura ya," lanjutnya.
Foto: Suasana aktivitas warga pada permukiman kumuh yang berdekatan dengan rel kereta di Jakarta, Senin (2/6/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Suasana aktivitas warga pada permukiman kumuh yang berdekatan dengan rel kereta di Jakarta, Senin (2/6/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) |
Tak hanya di kawasan Senen dan Kramat, target penyelesaian pembangunan juga akan diterapkan untuk proyek rusun di kawasan Tanah Abang, di mana pemerintah mendapatkan hibah dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan diproyeksikan akan terbangun 500 unit rumah dengan konsep vertikal atau rusun.
"Tadi atas arahan Pak Dony (Kepala BP BUMN) dengan sangat cepat, Pak Dirut Kereta Api juga nanti ada di Tanah Abang ya Pak Dirut ya? Izin ya, ada 500 unit yang selesai juga 15 Juni 2026. Ini betul ya Pak Dirut ya? Gitu ya," ungkap Ara.
Namun, Ara belum membeberkan secara detail status dari kepemilikan ratusan rusun yang akan dibangun tersebut termasuk soal apakah rusun tersebut berstatus sewa atau berstatus hak milik.
Dia hanya memastikan kalau pembangunan rusun ini untuk mengakomodir masyarakat yang hingga kini masih belum memiliki rumah layak.
"Memang di Jakarta itu sangat membutuhkan perumahan bagi rakyat dengan sangat cepat karena backlog-nya sangat besar, jadi kita juga akan bergerak dengan sangat cepat," pungkasnya..
(chd/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
Foto: Suasana aktivitas warga pada permukiman kumuh yang berdekatan dengan rel kereta di Jakarta, Senin (2/6/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)