Harga Batu Bara Acuan (HBA) RI Awal April 2026, Rata-Rata Masih Naik!

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Rabu, 01/04/2026 18:10 WIB
Foto: Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode pertama April 2026. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 135 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan April Tahun 2026.

Di dalam aturan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berdasarkan 4 kategori. Bila dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan Maret 2026 lalu, kategori batu bara kategori I, kategori II, dan kategori III mengalami kenaikan harga. Sedangkan untuk batu bara kalori tertinggi mengalami penurunan harga pada periode pertama bulan April 2026 ini.

"Dinamika ini mencerminkan pergerakan pasar global yang terus berkembang, seiring dengan permintaan energi dan mineral strategis yang tetap menjadi perhatian utama," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, dikutip Rabu (1/4/2026).


Berikut daftar HBA periode pertama bulan April 2026:

Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 99,87 per ton. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan Maret 2026 sebesar US$ 103,01 per ton.

Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode pertama bulan April 2026 ditetapkan sebesar US$ 72,28 per ton. Angka ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan harga periode kedua bulan Maret 2026 sebesar US$ 71,55 per ton.

Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode pertama bulan April 2026 yakni US$ 49,99 per ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan HBA periode kedua bulan Maret 2026 yang berada di level US$ 48,32 per ton.

Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode pertama bulan April 2026 ditetapkan sebesar US$ 35,23 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode kedua bulan Maret 2026 yang berada di level US$ 34,25 per ton.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Setujui Bea Keluar Batu Bara Mulai Efektif 1 April 2026