Ekspor RI Tumbuh 1,01% di Februari 2026, Tembus US$22,1 Miliar

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Rabu, 01/04/2026 11:10 WIB
Foto: Sejumlah alat berat mengangkut muatan kontainer produk ekspor-impor di Terminal 3 IPC TPK Tanjung Priok, Senin, (8/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia-Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan ekspor Februari 2026 mencapai US$ 22,17 miliar atau naik 1,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ekspor mencapai US$22,17 miliar," kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026)

Pada Februari 2026, komoditas logam dan mineral mengalami peningkatan secara tahunan. Harga logam didorong kenaikan harga emas. Sementara energi menurun secara tahunan.


Secara kumulatif, ekspor Januari dan Februari mencapai US$44,32 miliar atau tumbuh 2,19%. Kelompok non migas menyumbang US$ 42,35 miliar atau tumbuh 2,82%.


(mij/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: RI Surplus Neraca Dagang Lagi, Capai USD1,27 Miliar di Februari