Foto Internasional

Detik-Detik AS Jatuhkan Bom Penghancur Bunker Raksasa 900 Kg ke Iran

Reuters, AFP, CNBC Indonesia
Rabu, 01/04/2026 11:18 WIB

AS menjatuhkan bom penghancur bunker ke Iran, Selasa. Trump bahkan membagikan video ledakan besar di Iran, yang menurut laporan media, terjadi di kota Isfahan.

1/5 Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Isfahan merupakan salah satu lokasi fasilitas nuklir penting Iran dan diyakini menyimpan uranium yang diperkaya tinggi. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

2/5 Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

Presiden AS Donald Trump bahkan membagikan video ledakan besar di Isfahan, yang menurut laporan media terjadi pada dini hari waktu setempat. (AFP/-)

3/5 Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

Menurut seorang pejabat AS yang dikutip oleh The Wall Street Journal (WSJ), pasukan AS menyerang depot amunisi di Isfahan dengan bom penghancur bunker seberat sekitar 907 kilogram. "Sejumlah besar bom penghancur bunker, atau amunisi penetrator, digunakan untuk serangan itu," kata pejabat tersebut. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

4/5 Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

Mengutip NDTV, sebelumnya Iran diyakini telah memindahkan persediaan uranium sekitar 540 kg, ke fasilitas bawah tanah di Isfahan. Perlu diketahui, kota itu juga pernah menjadi target serangan Operasi Midnight Hammer AS tahun lalu.(via REUTERS TV)

5/5 Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)

Serangan dilakukan sebelum Rabu ini, Trump tiba-tiba mengumumkan perang bisa selesai dua dan tiga minggu lagi. (via REUTERS TV)

Add as a preferred
source on Google