Pemerintah Tetapkan Makan Bergizi Gratis 5 Hari Dalam Seminggu!

pgr, CNBC Indonesia
Rabu, 01/04/2026 07:33 WIB
Foto: Konferensi Pers ESDM kebijakan pemerintah dalam menyikapi kondisi geopolotik global, Selasa (31/3/2026). (Tangkapan layar Kementerian ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah resmi memutuskan untuk memberlakukan kebijakan Makan Bergizi Gratis menjadi fokus hanya 5 hari dalam sepekan. Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indrajaya dalam akun resmi Instagram sekretaris.kabinet. 

Kebijakan penetapan pemberlakuan MBG hanya 5 hari dalam sepekan masuk dalam kebijakan Transformasi Budaya Kerja & Efisiensi Energi yang berlaku pada 1 April 2026 ini. Kebijakan itu dilakukan demi menghadapi kondisi geopolitik global. 

Teddy menyampaikan, bahwa MBG hanya berfokus 5 hari dalam seminggu. "Kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi," terang Teddy, mengutip akun resmi @sekretaris.kabinet, Rabu (1/4/2026). Adapun dengan kebijakan MBG hanya 5 hari seminggu berpotensi efisiensi hingga Rp20 Triliun.


"Sekali lagi, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha mari terus berpartisipasi dalam mendukung langkah-langkah transformasi budaya kerja ini, mari tetap tenang, mari tetap produktif, semua terkendali. Dan apa yang disampaikan di sini sifatnya dinamis, nanti apabila ada perubahan pasti akan disampaikan oleh pemerintah secara cepat," jelas Teddy.

Berikut 8 poin kebijakan transformasi budaya kerja dan efisiensi energi RI:

1. Kondisi Umum:

- Ekonomi Indonesia stabil & kuat

- Stok BBM aman, Fiskal terjaga

- Situasi global jadi momentum untuk penyesuaian pemakaian energi secara wajar dan bijak.

2. WFH Nasional:

- ASN WFH 1 hari/minggu (setiap Jumat).

- Swasta dianjurkan mengikuti.

Tujuan: efisiensi, digitalisasi, kurangi mobilitas.

3. Sektor Tetap Normal:

- Sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri/produksi, energi, air, bahan pokok, makanan/minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan tetap WFO.

- Sekolah tetap tatap muka normal.

4. Efisiensi Besar-Besaran:

- Perjalanan dinas: Dalam negeri ↓ 50%, Luar negeri ↓ 70%.

- ⁠Pembatasan penggunaan kendaraan dinas. Dorong transportasi publik.

5. Refocusing anggaran:

- Rp121-130 Triliun dialihkan ke program prioritas, termasuk pemulihan Sumatera.

6. Pembelian BBM Subsidi:

- Pakai barcode MyPertamina. Maks 50 liter/hari (non-angkutan umum).

7. Harga BBM subsidi dan non subsidi: Tidak ada perubahan.

8. Makan Bergizi Gratis:

- Fokus 5 hari/minggu kecuali untuk kelompok tertentu seperti asrama, daerah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi. Potensi efisiensi: Rp20 Triliun.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BGN Temukan Ada Yang Cari Untung Lewat "Ternak" Yayasan SPPG