MARKET DATA

Bahlil Imbau Warga Pakai Energi BBM-LPG dengan Bijak

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
26 March 2026 16:27
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat ditemui usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), dalam keadaan aman.

Meski demikian, di tengah gejolak geopolitik dunia yang masih penuh ketidakpastian, khususnya perang di Timur Tengah, Bahlil mengimbau warga untuk tetap menggunakan energi dengan bijaksana.

"Presiden perintahkan kepada saya dan tim untuk mencari pasokan minyak hampir dari semua negara dan optimalkan sumber energi di negara kita. Sekalipun negara tetangga di Asia masuk dalam keadaan yang tidak diharapkan dalam keadaan darurat, kita yakinkan bahwa Solar kita insya Allah tidak impor, jadi clear. BBM bensin 50% impor, sebagian dari dalam negeri. LPG saya yakin kita dalam kondisi insya Allah dalam kondisi baik," tutur Bahlil saat konferensi pers usai tinjauan pasokan BBM di SPBU Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

"Namun saya butuh dukungan rakyat Indonesia, ini masalah kita semua, maka ayo pakai energi dengan bijak, tidak perlu saya sarankan, jangan. Misal masak pakai LPG jangan boros kalau sudah masak. Kita minta bantuan rakyat pakai energi bijaksana. Kalau bersama, insya Allah energi akan semakin baik," jelasnya.

"Minyak kita masih dalam taraf standar (cadangan) nasional, baik Solar dan bensin," ujarnya.

Dia menjabarkan, cadangan minyak di tangki minimal 21 hari dan akan terus terisi setiap harinya. Adapun sumber minyak dari Timur Tengah akan diganti dari negara-negara lainnya.

"Saya sampaikan bahwa kita pakai energi dengan bijak. Tolong SPBU bukan untuk industri. Kalau satu hari contoh 1 hari 30-40 liter itu cukup, gak perlu panic buying, pakai secukupnya. Jangan SPBU mobil truk bukan untuk antri tapi jual lagi. Kita harus sama-sama bijak dalam menghadapi kondisi global," ujarnya.

"Saya mohon kepada Saudara-saudara saya oknum penimbunan lihat ini Ibu Pertiwi perlu Anda bijak, jangan lakukan ha-hal yang tidak perlu dilakukan, jangan dilakukan," ujarnya mengimbau oknum-oknum yang melakukan penimbunan BBM.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri seluruh pihak. Ayo kita kawal negara kita, kami bisa mendatangkan minyak seperti yang kami lakukan dalam beberapa bulan terakhir untuk kondisi ini. Kalau rakyat gak bisa bijak berati gak mau dukung," tandasnya.

(wia) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Targetkan Setop Impor BBM Bensin di Tahun 2027


Most Popular
Features