Waspada! Gunung Marapi Sumbar Erupsi Lagi

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Kamis, 26/03/2026 13:28 WIB
Foto: Erupsi gunung Marapi, Kamis (3/4/2025). (Dok. Badan Geologi Kementerian ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi pada Kamis (26/3/2026) pukul 08:28 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Geologi, saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat dan para pengunjung diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi sejumlah rekomendasi dari otoritas terkait.

"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 08:28 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati," dikutip magma.esdm, Kamis (26/3/2026).


Berikut sejumlah rekomendasi dari Badan Geologi:

1. Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

2. Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

3. Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Marapi agar menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu jika terjadi hujan abu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

4. Masyarakat yang ada di sekitar Gunung Marapi dan seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Harapan Sektor Konstruksi ditengah Efisiensi Tahun 2026