Kebut MBG, Kopdes & Renovasi Sekolah, Prabowo Pede Ekonomi RI 8%!

Arrijal Rachman, CNBC Indonesia
Kamis, 26/03/2026 15:05 WIB
Foto: Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wakil Presiden RI. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto percaya diri, berbagai program prioritasnya seperti makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Perbaikan Infrastruktur Sekolah, Pembangunan 3 Juta Rumah, hingga Kampung Nelayan bisa mendorong ekonomi Indonesia tumbuh 8% pada 2029.

Pertumbuhan itu kata dia bisa dicapai meskipun saat ini rasio yang menggambarkan besarnya kebutuhan investasi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, yakni Incremental Capital Output Ratio (ICOR) masih tinggi, di level 6,3. Walaupun ICOR itu juga tetap harus diturunkan dengan mengurangi kebocoran anggaran.

Pernyataan itu Prabowo sampaikan saat dicecar pertanyaan oleh mantan menteri keuangan yang saat ini menjadi anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri. Ia menyebut, sulit bagi pemerintah untuk bisa memperoleh pertumbuhan 8% bila kebocoran atau pemborosan anggaran terjadi dan rendahnya produktivitas masyarakat masih marak hingga menciptakan ICOR RI tinggi.


Sebab, tingginya ICOR itu kata Chatib membuat kebutuhan investasi Indonesia itu mencapai 54% terhadap produk domestik bruto (PDB), sedangkan rasio tabungan Indonesia terhadap PDB nya hanya berkisar di level 35%.

"Pertanyaanya kalau kita memang mau kejar 8% growth isu human capital ini mesti di address, apa yang kira-kira bapak mau lakukan terkait ini karena tanpa ini, walaupun uangnya datang kalau kita boros, kita enggak akan bisa kejar 8%," kata Chatib Basi kepada Prabowo dalam acara Presiden Prabowo Menjawab yang tayang di Youtube Prabowo Subianto, dikutip Rabu (25/3/2026).

Menjawab pertanyaan itu, Prabowo mulanya mengungkapkan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinannya saat ini memang tengah habis-habisan berupaya menangani masalah modal manusia atau human capital Indonesia, khususnya di bidang pendidikan.

Ia mencontohkan, salah satunya ialah dengan program renovasi sekolah yang tahun lalu baru terealisasi 17 ribu sekolah. Tahun ini, ia menargetkan bisa sebanyak 70 ribu sekolah yang direnovasi dan tahun depan naik menjadi 90 ribu sekolah hingga pada 2029 mencapai total 300 ribu sekolah.

"Dan ini langsung saya kirim ke kepala sekolah dengan komite sekolah dan orang tua murid. Banyak kepala sekolah yang nangis, pertama kali dalam sejarah dia kelola sendiri," kata Prabowo.

Renovasi sekolah itu kata dia tidak hanya dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur fisik, melainkan juga memperkuat digitalisasinya supaya memudahkan anak didik di tingkat SD, SMP, hingga SMA mampu semakin efektif belajar dan terbiasa dengan perkembangan teknologi digital. Salah satunya dengan memberikan interactive flat panel atau Smartboard Nasional yang sudah terealisasi di 288.831 sekolah.

"Ini anak-anak desa, terpencil, sekarang meningkat minat belajarnya, dari mulai matematika mereka suka sekarang, kemudian tahun ini dari satu interactive panel untuk satu sekolah saya tambah tiga, jadi nanti empat ruang kelas tahun 2026 akan punya interactive flat panel ini," paparnya.

Adapun terkait dengan upaya mendorong produktivitas, kata dia sebetulnya sudah berjalan beriringan dengan berbagai program prioritas yang telah dijalankan. Di MBG misalnya, kata dia akan membuka 1,5 juta lapangan kerja setelah 30 ribu dapur SPPG beroperasi penuh. Ditambah 1,5 juta pekerjaan tambahan untuk para petani karena permintaan komoditas pangan dari dapur MBG.

"Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor, tiap dapur ya, yang jual telor, wortel, sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani, jadi itu sudah 50 lagi, another 1,5 juta orang kerja, itu hanya dari MBG," tegasnya.

Dari program pembangunan Koperasi Merah Putih, ia sebut tak kalah banyak menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Sebab, 1 koperasi ia sebut membutuhkan tenaga kerja 18 orang, sedangkan target pembangunannya mencapai 80 ribu koperasi, sehingga akan ada tambahan 1,44 juta lapangan kerja baru.

Untuk pembangunan desa nelayan, ia sebut memang bukan diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja baru, melainkan untuk meningkatkan produktivitas para nelayan yang sudah ada selama ini. Ia menyebut Satu Desa Nelayan Merah Putih akan mengelola 600-2.000 kepala keluarga dengan dilengkapi infrastruktur penunjang seperti instalasi pendingin untuk tangkapan hingga SPBU khusus solar nelayan.

"Tadinya kapal dia hanya bisa melaut 24 jam kita bisa bikin dia naik 3 kali lah dan kita bikin pilot project di Biak penghasilan nelayan itu naik rata-rata 60%-80%, ini juga menimbulkan pertumbuhan ekonomi. Ini saya akan urut satu per satu thats why im confidence, kita belum bicara hilrisasi yang tahun ini yang that's the real value added," paparnya.

Pembangunan Desa Nelayan yang kini sudah terealisasi 1.100 titik itu kata dia juga diperkuat dengan mengoptimalkan galangan kapal untuk membangun 1.582 kapal ikan tiap tahun mulai dari kapasitas 150-2.000 GT.

"Karena saya tidak mau laut kita diduduki kapal-kapal asing, enggak benar itu. Ini akan ciptakan lapangan kerja di kurang lebih 30 galangan kapal, kita kita punya kalau gak salah 60 galangan kapal ya, ini satu kapal 20-30 crew, dan crew ini bisa shift," ucap Prabowo.

Di luar itu, tambahan produktivitas kata dia juga akan terjadi dalam program pembangunan tiga juta rumah yang satu juta unitnya difokuskan di daerah perkotaan. Menurutnya satu rumah dalam program itu membutuhkan setidaknya 5 tenaga kerja, serta efek rambatan ke industri turunan yang mencapai sekitar 72 jenis industri yang produknya terkait rumah.

Dengan begitu, di perkotaan saja kata dia akan ada penciptaan 5 juta lapangan kerja dari program 1 juta rumah.

"Dan kita rencananya 1 juta menuju ke ya mungkin 10 tahun yang akan datang karena kekurangan kita cukup besar 12 juta yang kurang, so this is going to be a big booster to economy. Dan akhirnya kan kita bisa ambil rata-rata, China juga tidak growth 13% langsung selama 20 tahun, kalau kita average nanti di 10 tahun saya pikir very easy we can get 8%, i am very confident," ujar Prabowo.


(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: 20 KEK Sukses Tarik Investasi Rp 226 T-250 Ribu Lapangan Kerja