China Perintahkan Warganya Evakuasi dari Israel, Gara-Gara ini

Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
Selasa, 24/03/2026 13:50 WIB
Foto: Bendera China. (AP Photo/Jae C. Hong)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kedutaan Besar China di Israel kembali mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan negara tersebut atau pindah ke area yang lebih aman seiring dengan memburuknya situasi keamanan.



Dalam pemberitahuan resmi yang dirilis pada Senin (23/03/2026), pihak kedutaan memperingatkan bahwa serangan rudal dan pesawat tak berawak ke Israel telah meningkat dalam cakupan, frekuensi, serta intensitasnya. Kondisi ini telah menyebabkan meningkatnya jumlah korban jiwa dan kerusakan harta benda yang signifikan di berbagai wilayah.

Kedutaan Besar China mencatat adanya beberapa insiden fatal di mana warga terluka akibat gagal mencapai tempat perlindungan tepat waktu saat serangan terjadi. Pihak otoritas menegaskan agar warga tidak lagi meremehkan situasi yang ada.

"Kami mendesak warga negara China untuk berhenti mengandalkan keberuntungan dan segera meninggalkan Israel sesegera mungkin atau dievakuasi ke wilayah yang lebih aman," tulis pernyataan resmi Kedutaan Besar China di Israel dikutip CGTN

Selain perintah evakuasi, warga yang masih bertahan juga disarankan untuk menjauh dari infrastruktur utama dan fasilitas sensitif. Lokasi-lokasi tersebut mencakup bandara, pelabuhan, pembangkit listrik, hingga kilang minyak yang menjadi target potensial serangan.

"Warga negara China diminta untuk secara ketat mengikuti instruksi dari Komando Front Dalam Negeri Israel, memastikan akses ke tempat perlindungan yang memadai di dekat rumah dan tempat kerja, serta segera memasuki tempat berlindung setelah mendengar sirine serangan udara," tambah pihak kedutaan.

Kedutaan juga menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan tinggi dan menghindari kelalaian sekecil apa pun yang dapat membahayakan nyawa. Bagi warga yang berada dalam keadaan darurat, mereka disarankan untuk segera menghubungi polisi setempat dan menghubungi pihak kedutaan untuk mendapatkan bantuan.

"Sangat penting untuk menjaga kewaspadaan dan menghindari kelalaian yang dapat membahayakan nyawa. Mereka yang berada dalam keadaan darurat disarankan untuk segera menghubungi polisi setempat dan menghubungi kedutaan untuk mendapatkan bantuan," tegas pernyataan tersebut.

Sebagai langkah nyata, Kedutaan Besar China akan mengorganisir kelompok warga negara lainnya, termasuk rekan senegara dari Hong Kong, Makau, dan Taiwan, untuk dievakuasi melalui penyeberangan perbatasan Taba di provinsi Sinai Selatan, Mesir, pada Rabu mendatang.

Warga negara China yang saat ini masih berada di Israel, terutama mereka yang menetap di daerah berisiko tinggi, diminta untuk segera melakukan persiapan evakuasi yang diperlukan sebelum situasi semakin tidak terkendali.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ekonomi China Diprediksi Lesu, Indonesia Bakal Terdampak?