MBG Disetop Selama Libur Lebaran, Hemat Anggaran Sampai Rp5 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, penyaluran paket makan bergizi gratis (MBG) selama libur Lebaran 2026 ini dihentikan sementara.
Untuk program MBG anak sekolah telah dihentikan sejak hari Jumat, 13 Maret 2026. Sedangkan paket MBG untuk ibu hamil dan menyusui terakhir disalurkan hari ini, Selasa (17/3/2026). Â
"Setelah itu, kita akan merayakan Idulfitri. Program Makan Bergizi Gratis akan kembali disalurkan pada 31 Maret 2026," kata Dadan kepada wartawan, dikutip dari tayangan di kanal Youtube resmi BGN, Selasa (17/3/2026).
Saat ditanya apakah penghentian sementara itu menghasilkan penghematan anggaran BGN, Dadan membenarkan.Â
"Tentu saja. Hemat sekitar Rp5 triliun," ucapnya.
Maksimalkan Efisiensi
Di sisi lain, Dadan juga membenarkan, di tengah upaya pemerintah yang ingin melakukan penghematan anggaran di tengah tekanan kondisi global saat ini, BGN akan ikut serta.
"Tentu saja. Saat rapat harmonisasi anggaran, terkait fenomena global saat ini, dengan efeknya ke energi dan ekonomi Indonesia, kita sedang melakukan hitung-hitungan agar bisa ikut berkontribusi. Tentu saja kita harus memiliki sense of crisis. Kami akan melakukan hal-hal yang memungkinkan efisiensi penggunaan anggaran," ungkapnya.
"Pertama, harus efektif menggunakan anggaran agar tidak disalahgunakan. Kami juga akan lakukan kegiatan yang lebih efektif mengurangi anggaran," tambahnya.
Dari anggaran sebesar Rp268 triliun yang dimiliki BGN, lanjutnya, akan dioptimalkan penggunaannya dengan perhitungan yang maksimal.Â
Sebagai informasi, BGNÂ bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) kini bekerja sama untuk pencegahan praktik-praktik penyalahgunaan pelaksanaan program MBG. Termasuk, penyelewengan dan pelaksanaan MBGÂ yang tidak sesuai ketentuan.Â
source on Google [Gambas:Video CNBC]