01:05
Video
Video: Harga Minyak "Ngegas", Prospek Penurunan Suku Bunga Terbatas
CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Selasa, 24/03/2026 10:32 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia
as a preferred
source on Google
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikenal sangat menginginkan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat diturunkan.
Namun, harapan Trump tersebut tampaknya harus pupus di tengah perang dengan Iran yang tengah berkecamuk di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak akibat konflik tersebut dikhawatirkan akan mendorong kenaikan inflasi, sehingga pasar memperkirakan The Federal Reserve akan menunda pemangkasan suku bunga untuk sementara waktu. Akibatnya, tekanan inflasi dari energi membuat bank sentral Amerika Serikat kemungkinan akan tetap berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga ke depan.
Selengkapnya dalam program Big Stories of The Week, Senin (22/03/2026) berikut ini.
Addsource on Google
Related Videos
Popular Videos