MARKET DATA

8 Tower Rusun Akan Dibangun di Stasiun Manggarai, 2027 Serah Kunci

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
16 March 2026 14:12
Peluncuran pembangunan hunian Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)
Foto: Peluncuran pembangunan hunian Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan membangun hunian vertikal atau rumah susun (rusun) di dekat Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, di mana pembangunan hunian ini merupakan bentuk pemerintah dalam menghadirkan program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Adapun rusun ini akan menempatkan lahan eks rumah dinas PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, tepatnya di sebelah timur Stasiun Manggarai.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan hunian vertikal ini akan dibangun di lahan seluas 2,2 hektare dan akan terbagi menjadi 2 blok yakni Blok F dan Blok G.

"Untuk Stasiun Manggarai ini kita nanti akan membangun 8 tower di lahan 2,2 hektare, nanti ada 2 blok, Blok G dan Blok F," kata Bobby dalam paparannya di Peluncuran Pembangunan Hunian Manggarai, Senin (16/3/2026).

Bobby melanjutkan, dari 8 tower tersebut, nantinya memiliki 12 lantai dengan masing-masing 275 unit.

Peluncuran pembangunan hunian Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)Foto: Peluncuran pembangunan hunian Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)
Peluncuran pembangunan hunian Manggarai di Jakarta, Senin (16/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

"Masing-masing towernya itu memiliki lantai sebanyak 12 lantai. Total unit dari 8 tower tersebut mencapai 2.200 unit," lanjut Bobby.

Adapun Bobby berharap pembangunan bisa dilakukan dengan cepat dan menargetkan bisa membagikan kunci kepada calon penghuni pada 2027.

Tak hanya di dekat Stasiun Manggarai, pembangunan rusun ini juga dilakukan di dekat Stasiun Kiaracondong Bandung, Jalan Dr. Kariadi Semarang, dan dekat Stasiun Surabaya Gubeng.

"Kita juga akan pencanangan untuk 3 lokasi lainnya, yaitu di Bandung dekat Stasiun Kiaracondong, itu nantinya akan menempati lahan sebesar 7.600 meter persegi dengan total hunian 753 unit yang terdiri dari 2 tower. Kemudian di Jalan Dr. Kariadi Semaranf, itu 1,2 hektare yang akan dibangun 1.042 unit gunian, 2 tower, 42 lantai. Selanjutnya di dekat Stasiun Surabaya Gubeng, terdiri dari 1.489 unit hunian, 2 tower, menempati 1,2 hektare lahan dan 52 lantai," jelas Bobby.

Rusun ini juga akan menjadi transit oriented development (TOD) baru nantinya di Stasiun Manggarai, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Surabaya Gubeng.

"Tentunya melalui pengembangan kawasan berbasis stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan," tutupnya.

(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang, Diajak Foto Warga


Most Popular
Features