Internasional

Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, Ini Kronologinya

luc, CNBC Indonesia
Jumat, 13/03/2026 06:04 WIB
Foto: REUTERS/Eva Marie Uzcategui

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah pesawat pengisian bahan bakar militer milik Amerika Serikat jatuh di wilayah Irak barat ketika terlibat dalam operasi militer terkait konflik dengan Iran pada Kamis (12/3/2026). Otoritas militer AS menyatakan upaya pencarian dan penyelamatan langsung dikerahkan setelah insiden tersebut terjadi.

Dilansir The Associated Press, komando militer AS untuk kawasan Timur Tengah, United States Central Command (CENTCOM), pada Kamis mengonfirmasi bahwa pesawat tanker jenis Boeing KC-135 Stratotanker tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan operasi militer yang berkaitan dengan konflik melawan Iran.

Dalam pernyataan resminya, pihak militer menegaskan bahwa kecelakaan itu bukan disebabkan oleh serangan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri.


Pesawat tersebut merupakan bagian dari operasi militer AS yang sedang berlangsung terhadap Iran. Namun, penyebab pasti jatuhnya pesawat belum diungkapkan.

Dalam penjelasan lebih lanjut, CENTCOM menyebutkan bahwa terdapat dua pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Salah satu pesawat berhasil mendarat dengan selamat, sementara pesawat lainnya jatuh di wilayah Irak barat.

Komando militer AS menggambarkan insiden tersebut sebagai sebuah "kehilangan" pesawat.

Seorang pejabat Amerika Serikat yang berbicara kepada media dengan syarat anonim karena situasinya masih berkembang mengatakan bahwa pesawat kedua yang terlibat juga merupakan tanker Boeing KC-135 Stratotanker.

Pihak militer AS mengatakan investigasi dan pengumpulan informasi masih berlangsung.

"Informasi lebih lanjut akan tersedia seiring perkembangan situasi," kata CENTCOM dalam pernyataan resminya.

"Kami meminta kesabaran yang berkelanjutan untuk mengumpulkan detail tambahan dan memberikan kejelasan bagi keluarga para anggota layanan."

Militer AS meminta publik untuk bersabar sambil menunggu informasi tambahan dan penjelasan

Jatuhnya pesawat tanker ini menambah daftar kecelakaan pesawat militer yang terjadi selama operasi militer Amerika Serikat terkait konflik dengan Iran. Pesawat tanker tersebut menjadi pesawat keempat yang secara publik diakui mengalami kecelakaan selama operasi militer tersebut.

Pekan lalu, militer AS juga mengonfirmasi bahwa tiga jet tempur Amerika secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh tembakan dari pihak sekutu sendiri di Kuwait. Jet tempur yang terlibat adalah F-15E Strike Eagle.

Dalam insiden tersebut, keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dari pesawat sebelum jatuh. Menurut pihak militer AS, seluruh awak berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan stabil setelah proses penyelamatan dilakukan.

Di tengah meningkatnya intensitas konflik dengan Iran, jumlah korban dari pihak militer Amerika Serikat terus bertambah. Sejauh ini, tujuh tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas dalam pertempuran selama perang dengan Iran berlangsung.

Selain itu, sekitar 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang yang mengalami luka berat.


(luc/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Nato: Serangan As Ilegal & Tak Jelas - Jangan Timbun Uang di Rekening