Penyaluran LPG Jelang Idulfitri Diperkirakan Naik 4%
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) pada bulan Ramadan dan Idulfitri 2026 ini. Diperkirakan, kenaikan konsumsi LPG bisa melejit hingga 4%.
Ketua Posko Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026 Erika Retnowati mengatakan ketersediaan LPG dalam negeri juga diperhitungkan tetap stabil hingga lebaran mendatang. Meski memang ada perhitungan peningkatan konsumsi mencapai 4% dibandingkan konsumsi normal.
"Proyeksi penyaluran LPG selama periode posko diprediksi mengalami kenaikan sekitar 4% jika dibandingkan dengan rata-rata penyaluran normal," kata Erika dalam Konferensi Pers pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM RAFI 2026, di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).
Adapun, Erika juga memastikan pasokan LPG tersedia. Terdapat 40 terminal LPG, 757 SPBE dan 6.662 agen LPG yang bersiaga.
"Prognosa ketahanan stok LPG dalam kondisi aman dan kondisi LPG ini dipertahankan tetap stabil selama periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri," tandasnya.
(pgr/pgr) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]