04:09
Video: Bos Kawasan Industri Ungkap Efek Perang Iran ke Minat Investasi
Jakarta, CNBC Indonesia- Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat serta Israel telah menyebabkan gangguan rantai pasok energi dunia, imbasnya harga minyak dunia pada perdagangan Senin (06/03/2026) tembus level USD 113 per Barel.
Gejolak Timur Tengah secara tidak langsung disebut Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Ahmad Fauzie Nur juga akan berdampak pada aliran investasi global termasuk ke Indonesia.
Lonjakan harga minyak dunia akan menekan perekonomian dunia dan menimbulkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global, efeknya investor akan semakin berhati-hati dalam melakukan bisnis dan berinvestasi. Bagi kawasan industri kondisi ini harus dapat dimitigasi oleh pemerintah guna menjaga keyakinan investor untuk menarik investasi.
Di KIW saat ini investor dari dalam dan luar negeri termasuk dari Taiwan dan Tiongkok serta Korea masih terus masuk, oleh karena itu KIW terus memperkuat infrastruktur pendukung termasuk menambah lahan, menambah bangunan pabrik siap pakai/warehouse.
Seperti apa dampak perang Timur Tengah terhadap investasi kawasan industri RI? Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Ahmad Fauzie Nur dalam Focus On Infra, CNBC Indonesia (Rabu, 11/03/2026)
Addsource on Google