AHY Ungkap Musim Mudik 2026 Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 11/03/2026 18:00 WIB
Foto: H-2 Lebaran Tol Japek Didominasi Kendaraan Pribadi. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, bahwa mayoritas pemudik bakal menggunakan kendaraan pribadi. Paling banyak menggunakan mobil pribadi dengan porsi hingga 52%.

"Tetap yang dominan adalah menggunakan mobil-mobil pribadi, diperkirakan 52% sendiri, lalu diikuti dengan sepeda motor dan bus umum, baru yang lain-lainnya," kata AHY, di Kantor Staf Presiden (KSP), Rabu (11/3/2026).

Menurut AHY, beban utama dari arus mudik ini ada pada jalur darat seperti jalan raya, tol, jalan arteri dan nasional. Dari paparannya, potensi pergerakan dari moda roda empat mencapai 52,98% atau 76,24 juta, kemudian sepeda motor diprediksi mencapai 24,08 juta atau 16,74%. Sehingga total dari kendaraan pribadi mencapai 100,32 juta.


Sedangkan moda transportasi lain seperti bus 23,34 juta (16,22%), kapal penyeberangan 6,40 juta atau (4,45%), pesawat 4,98 juta (3,46%), kereta api antar kota 4,79 juta (3,33%), kereta api perkotaan 2,17 juta (1,51%), kapal laut 926,12 ribu (0,64%), kereta cepat 682,90 ribu (0,47%), dan lainnya 262,27 ribu (0,18%).

Menurut AHY, dari survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan diperkirakan ada 143,9 juta perjalanan masyarakat yang akan melakukan mudik. Tujuan paling besar mengarah ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Sulawesi Selatan.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 dan 15 Maret, puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret. Sebaliknya, arus kepulangan jatuh pada 24 dan 25 Maret, kemudian pada 28 dan 29 Maret.

Kesiapan Jalan

Dalam kesempatan itu AHY juga menjelaskan bahwa ada 47 ribu kilometer jalan non tol yang harus dilakukan preservasi. "Kondisinya beragam, tapi secara umum jalan nasional yang non tol itu kemantapannya sekitar 93,2%. Memang begitu masuk ke jalan provinsi, jalan kabupaten/kota berbeda tingkat kemantapannya. Tapi paling tidak kami laporkan untuk jalan nasional yang non tol baik Jawa - Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua secara umum dalam kondisi siap dan mantap," kata AHY.

Sementara jalan tol yang sudah beroperasi saat ini 3.115 kilometer se-Indonesia. AHY mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan atensi terhadap gerbang tol yang menjadi titik bottlenecking.

Hal yang disiapkan antara lain, tempat peristirahatan dan pelayanan, stasiun pengisian kendaraan listrik.

"Nah ini kita siapkan 76 ruas jalan tol yang beroperasi bersama dengan fasilitas pendukungnya. Kalau di sini lihat ada TIP A, B, dan C. A itu artinya punya kategori yang ada stasiun BBM-nya pom bensinnya. Kemudian tipe B tidak ada. Sedangkan yang C itu sifatnya cuma modular dan itu hanya sifat sementara digunakan pada saat lebaran," tuturnya.


(hoi/hoi) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Enam Ruas Tol Ini Bakal Dibuka Gratis di Mudik Lebaran 2026