Boom! Kapal Kontainer Dirudal Proyektil Misterius di Laut Arab
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah proyektil tak dikenal menghantam kapal kontainer di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini dilaporkan badan Inggris saat Iran membalas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Teheran.
"Kapten kapal kontainer telah melaporkan bahwa kapal tersebut mengalami kerusakan akibat proyektil yang diduga tetapi tidak diketahui," kata United Kingdom Maritime Trade Operations (Organisasi Perdagangan Maritim Inggris/UKMTO), menambahkan bahwa tingkat kerusakannya tidak diketahui tetapi semua awak kapal selamat, sebagaimana dimuat AFP.
"Insiden itu terjadi 25 mil laut (29 mil) barat laut emirat Ras Al Khaimah," tambahnya, dikutip Rabu (11/3/2026).
UKMTO juga menyerukan kepada kapal-kapal untuk melintasi wilayah tersebut dengan hati-hati. Dilaporkan pula pihak berwenang menyelidiki insiden tersebut.
Sebelumnya, pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan mereka memiliki "kendali penuh" atas Selat Hormuz, jalur penting menuju Teluk dan salah satu rute pengiriman energi terpenting di dunia. Jalur air penting ini, dengan lebar kurang dari 48 kilometer (km) di titik tersempitnya, dibagi oleh Iran di satu sisi dan Oman di sisi lainnya.
Setidaknya 10 kapal tanker minyak di atau dekat selat tersebut telah dihantam, menjadi sasaran, atau dilaporkan diserang antara tanggal 1 dan 10 Maret. Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran pada hari Selasa tentang konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya jika Iran memasang ranjau di Selat Hormuz, setelah Teheran bersumpah bahwa tidak ada minyak Teluk yang akan melewati jalur air utama tersebut.
(sef/sef) Add
source on Google