MARKET DATA
Internasional

Perkembangan Terkini Perang AS ke Iran, Jet-Jet Terbang di Teheran

sef,  CNBC Indonesia
10 March 2026 14:05
Dua pesawat Angkatan Laut AS terbang di atas dek penerbangan kapal induk kelas Nimitz Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln untuk mendukung serangan Operasi Epic Fury terhadap Iran dari lokasi yang dirahasiakan pada 3 Maret 2026.
Foto: Jet tempur (via REUTERS/US Navy)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran masih terus terjadi di hari ke-11 perang. Beberapa perkembangan terjadi, Selasa (10/3/2026) siang.

Berikut adalah perkembangan terkininya:

1.Iran: Negosiasi dengan AS Tak Lagi Jadi Agenda

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa negaranya siap untuk melanjutkan serangan selama diperlukan. Ia bahkan menolak pembicaraan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan perang dengan Iran akan segera berakhir.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada stasiun televisi AS PBS News bahwa negaranya siap untuk melanjutkan serangan rudal. Bahwa, ujarnya, negosiasi dengan AStidak lagi menjadi agenda.

2.Rudal-Drone Masih Serang UEA

Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pihaknya mencegat serangan rudal dan drone dari Iran pada hari Selasa. Ini beberapa jam setelah menteri luar negeri Iran mengatakan kepada penyiar PBS News bahwa negaranya telah menolak pembicaraan lebih lanjut dengan Amerika dan siap untuk melanjutkan serangan rudal "selama diperlukan".

Hal ini juga terjadi setelah UEA menyampaikan kecaman secara resmi ke PBB soal serangan dari Iran ke negerinya. UEA mengatakan bahwa negeri itu menjadi sasaran "dengan cara yang sangat tidak beralasan" dalam perang tersebut.

"Kami tidak akan ikut serta dalam serangan apa pun terhadap Iran," ujar Jamal Al Musharakh, duta besar UEA untuk PBB di Jenewa

"UEA tidak ingin terlibat dalam konflik atau eskalasi," tambahnya.

3.AS Cabut Sanksi Minyak

Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan mencabut beberapa sanksi terhadap minyak karena gejolak pasar akibat kekhawatiran pasokan. Ini merujuk Rusia di antaranya, sebagai salah satu negara yang terkena sanksi penjualan minyak.

"Kami juga mencabut sanksi-sanksi terkait minyak tertentu untuk menurunkan harga," kata Trump kepada wartawan setelah pemerintahannya sebelumnya mengisyaratkan akan mencabut sanksi terhadap ekspor minyak dari Rusia.

"Kami akan mencabut sanksi-sanksi itu sampai situasi ini membaik."

4.Trump Sebut Perang Akan Segera Berakhir

Trump juga mengisyaratkan pada hari Senin bahwa perang melawan Iran dapat segera berakhir. Tetapi ia tetap tidak jelas mengenai jangka waktu untuk menghentikan serangan tersebut.

"Perang akan segera berakhir, dan jika dimulai lagi, mereka akan dihantam lebih keras lagi," kata Trump dalam konferensi pers di Florida, merujuk pada Iran.

Ia sebelumnya mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa kampanye tersebut akan menjadi "ekskursi jangka pendek". Perang yang terlalu lama, disebut analis bisa berbahaya untuk Trump dan Partai Republik menjelang pemilu sela di AS.

5.Iran: Kami Menentukan Akhir Perang Bukan AS

Militer Iran, pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan bahwa mereka akan "menentukan akhir perang". Sehingga waktu selesai pertenmpuran bukan di tangan Amerika.

Trump juga mendesak apa yang disebutnya "kemenangan mutlak" melawan rezim ulama Teheran, yang pada akhir pekan lalu memilih putra pemimpin tertinggi Ali Khamenei yang telah tewas sebagai kepala baru mereka. Ia juga meyakinkan harga minyak akan segera turun.

6.Presiden Iran Berbicara dengan Presiden Turki Erdogan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara melalui telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Ini setelah sebuah rudal Iran yang datang dicegat di wilayah udara Turki.

"Republik Islam Iran selalu menyatakan kes readiness-nya untuk mengurangi ketegangan di kawasan ini; asalkan wilayah udara, tanah, dan perairan negara tetangga kita tidak digunakan untuk menyerang rakyat Iran," kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan tentang percakapan tersebut.

7.Iran Target Instalasi Energi di Kawasan Teluk

Iran melancarkan serangan baru terhadap instalasi energi di Teluk, termasuk kompleks minyak di Bahrain. Dilaporkan fasilitas minyak Al Ma'ameer terkena serangan, menyebabkan kebakaran dan kerusakan, dengan perusahaan energi milik negara Bapco menyatakan keadaan kahar (force majeure).

8.Jet-Jet Terbang di Atas Teheran

Jet-jet tempur dilaporkan terbang di atas Teheran. Ini terjadi setelah militer Israel mengatakan bahwa mereka melancarkan gelombang "serangan luas" terhadap "target teror" di Teheran, Selasa dini hari.

Wartawan AFP melaporkan ledakan dahsyat di ibu kota Iran pada saat yang sama ketika pesawat terdengar di atas kepala. Belum diketahui bagaimana kerusakan dan korban.

Halaman 2>>> Harga Minyak Turun-Negara-Negara Bersiap Krisis

Add as a preferred
source on Google

9.Australia Beri Suaka ke Pemain Sepak Bola Wanita Iran

Australia telah memberikan suaka kepada beberapa anggota tim sepak bola wanita Iran yang berkunjung karena kekhawatiran mereka menghadapi penganiayaan di negara asal mereka. Hal ini akibat insiden tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan.

Sikap para pemain Iran menjelang pertandingan turnamen Piala Asia di Australia pekan lalu secara luas dianggap sebagai tindakan pembangkangan terhadap republik Islam. Lima pemain melarikan diri dari hotel tim di Gold Coast, Australia, semalam.

10.Korban Tewas di Lebanon Meningkat

Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon meningkat menjadi 486 orang dan 1.313 orang terluka. Angka ini naik dari sebelumnya, di mana kementerian melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 394 orang.

11.Hizbullah Bersumpah untuk Terus Melawan

Kepala blok parlemen Hizbullah, Mohamed Raad, berjanji untuk terus melawan Israel "apa pun risikonya". Hal ini ia ucapkan dalam siaran televisi Al-Manar milik Hizbullah.

Membela partainya, dan mengecam pemerintah Lebanon, Raad mengatakan tujuan kelompok tersebut adalah untuk "mengusir musuh dari tanah kami yang diduduki.". "Dan terus terang, kami tidak punya pilihan lain untuk menjaga kehormatan, harga diri, dan martabat selain pilihan perlawanan," tambahnya.

12.Selat Hormuz Tak Aman

Kondisi Selat Hormuz, perairan yang dilewati 20% minyak bumi dan 25% gas dunia belum akan aman. Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, mengatakan keamanan di Selat Hormuz yang strategis, jalur transportasi utama untuk pasokan minyak dan gas global, tidak dapat dipulihkan selama perang masih berlangsung.

"Tidak mungkin keamanan dapat dicapai di Selat Hormuz di tengah kobaran api yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel di kawasan itu," katanya.

13.Harga Minyak Turun

Komentar Trump yang menyatakan perang Timur Tengah "hampir" berakhir membuat harga minyak turun. Baik patokan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) dan minyak mentah Brent turun lebih dari 10% dengan WTI turun menjadi US$85,29 per barel dan Brent menjadi US$88,95 sekitar pukul 0230 GMT.

14.Bursa Saham Kembali Hijau

Indeks saham utama AS tiba-tiba naik. Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,5% menjadi 47.740,80, sebuah perubahan sebesar 1.125 poin dari awal hari.

Pasar saham di Korea Selatan (Korsel) dan Jepang naik tajam pada perdagangan awal Selasa. Indeks acuan Korsel, Kospi, pulih lebih dari 5%, dan Nikkei 225 di Tokyo melonjak lebih dari 3% sebelum sedikit turun kembali.

15.MSC Setop Pengiriman Ekspor dari Teluk

Perusahaan pelayaran global MSC mengumumkan secara resmi menghentikan pengiriman ekspor tertentu dari Teluk karena perang. Manajemen mengatakan semua kargo yang terkena dampak akan dibongkar".

16.Negara Siaga Krisis BBM

Sejumlah Negara siaga akan krisis BBM. Kroasia, Hongaria, Korsel, dan Thailand memberlakukan pembatasan harga bahan bakar.

Antisipasi juga dilakukan China. Negeri itu meminta kilang-kilang utama pada awal Maret untuk menangguhkan ekspor diesel dan bensin mereka.

Di sisi lain, kilang minyak raksasa Dangote di Nigeria berjanji untuk memprioritaskan pasar domestik untuk membantu mencegah kekurangan bahan bakar. Di Jepang, surat kabar Nikkei melaporkan bahwa pihak berwenang telah meminta cadangan minyak untuk bersiap melepaskannya.



Most Popular
Features