Sejumlah warga membawa poster dan bendera Iran saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Indonesia, Senin (9/3/2026), sebagai bentuk protes terhadap serangan Israel ke Iran. Konflik memanas setelah Amerika dan Israel melancarkan serangan ke Teheran pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian dibalas dengan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika di negara-negara Arab. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Massa juga membawa poster Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama protes berlangsung. AS menyerang lebih dari 5.000 target selama 10 hari pertama perang Iran. Hal ini diutarakan militer AS, US Central Command (CENTCOM) pada hari Senin. Di antara target tersebut terdapat lebih dari 50 kapal Iran, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Warga New York, AS juga menggelar aksi menentang serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Para demonstran terlihat membawa poster bergambar Donald Trump serta spanduk bertuliskan “Stop the War on Iran!” sebagai seruan untuk menghentikan konflik. (REUTERS/Eduardo Munoz)
Menurut data terbaru yang dilansir Al Jazeera pada Selasa (10/3/2026), Wakil Menteri Kesehatan Iran Dr. Ali Jafarian menyatakan lebih dari 1.255 orang tewas dan sekitar 12.000 lainnya luka-luka dalam sembilan hari serangan AS dan Israel terhadap Iran, dengan sebagian besar korban merupakan warga sipil. (REUTERS/Eduardo Munoz)
Selanjutnya, warga London, Inggris, juga menggelar aksi serupa. Para aktivis antiperang membawa poster, spanduk, dan bendera Iran saat berkumpul di luar Kedutaan Besar AS dalam pawai yang diselenggarakan oleh Koalisi Hentikan Perang, menyerukan diakhirinya perang AS–Israel dengan Iran. (REUTERS/Jack Taylor)
Warga Malaga, Spanyol, juga menggelar aksi mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dalam demonstrasi tersebut, seorang wanita terlihat mengangkat tangan memperlihatkan pesan bertuliskan “Not to War” saat massa menyerukan diakhirinya permusuhan di tengah konflik yang sedang berlangsung. (REUTERS/Jon Nazca)
Perang tak hanya dilancarkan ke Iran. Israel juga menghantam Lebanon, tempat proksi Iran, Hizbullah. Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon meningkat menjadi 486 orang. Sementara ada 1.313 orang terluka. (REUTERS/Jon Nazca)