Pasokan Batu Bara PLTU Paiton Menipis, Ini Penjelasan ESDM

Verda Nano Setiawan , CNBC Indonesia
Senin, 09/03/2026 19:05 WIB
Foto: PLTU Paiton yang berada di Probolinggo, Jawa Timur. Pembangkit ini menjadi penopang kelistrikan Jawa, Madura dan Bali dengan memasok sekitar 17 persen pasokan listrik.(Dok. PLN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait menipisnya stok batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Bahkan pasokan batu bara PLTU tersebut dilaporkan hanya tersisa sekitar 6 hari operasi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengakui bahwa level stok di PLTU Paiton sudah berada dalam kondisi yang tidak aman.

"Ya sebetulnya sudah nggak aman itu, HOP 6 hari. Tapi ya nanti kita bareng-bareng sama PLN," kata Tri di Kementerian ESDM, Senin (9/3/2026).


Tri menjelaskan dalam mekanisme pasokan batu bara, pemerintah tidak secara langsung mengusulkan pengiriman batu bara ke pembangkit. Permintaan pasokan berasal dari PLN.

"Ya prinsip, kalau kita, kalau misalnya, kan penugasan apapun kan dari PLN yang minta ke kami. Bukan kami yang propose ini ada batubara. Enggak, PLN yang minta," ujarnya.


(ven/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: PLN Bangun 3 SPKLU Fast Charging di Kemendag