MARKET DATA

Purbaya: Pasar Tanah Abang Masih Ramai, RI Jauh dari Krisis

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
09 March 2026 14:45
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seusai berkunjung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai, daya beli masyarakat kini mulai membaik.

Ia mengatakan, hal ini karena pusat grosir di Blok A itu masih ramai oleh pengunjung. Berlainan dengan pernyataan sejumlah ekonom yang menyebut daya beli masyarakat tengah hancur.

"Jadi kan banyak ekonom-ekonom yang bilang kita sudah resesi, daya beli sudah hancur, pasar tradisional hancur, enggak ada yang datang. Saya ingin cek, karena kalau data-data kita, ekonomi lagi bagus," kata Purbaya di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).

"Harusnya kan di Tanah Abang dan segala macam ada pembelinya. Saya mau cek itu aja, betul atau enggak, ternyata betul. Daya beli masih ada, orang masih belanja, tuh pasar juga masih ramai," tegasnya.

Purbaya mengakui, bisa saja dugaan pasar saat ini ramai karena efek dirinya yang tengah datang, sehingga menarik perhatian masyarakat.

Namun, ia menganggap, bila dugaan itu benar adanya, tak mungkin yang datang ialah bukan pengunjung atau pembeli, karena kedatangannya dalam konsep inspeksi mendadak alias sidak, bukan terjadwal jauh-jauh hari.

"Kalau saya datang ke sini, terus tiba-tiba banyak orang ngumpul. Artinya di sekeliling kita kan banyak orang yang lagi belanja, artinya daya beli masyarakat sepertinya sedang membaik. Dan kita tidak resesi. Apalagi krisis, kita jauh," ujar Purbaya.

Menurutnya, kondisi Tanah Abang ini juga menjadi bukti bahwa harga minyak mentah dunia yang tengah melambung tinggi hingga ke level US$ 113 per barel efek perang Iran vs AS-Israel belum berefek langsung ke aktivitas ekonomi dalam negeri.

"Jadi ekonomi kita sedang bagus, teman-teman enggak usah takut, nanti kalau harga minyak dunia naik pun kita akan coba absorb lewat APBN dan kita akan mengendalikan semaksimal mungkin," paparnya.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Warga RI Jangan Khawatir! Purbaya Naikkan Pajak Kalau Ekonomi 6%


Most Popular
Features