Orang-orang berdiri dekat reruntuhan kendaraan yang hancur akibat hujan lebat dan banjirbandang di daerah Grogan, Nairobi, Kenya, Sabtu (7/3/2026) waktu setempat. (REUTERS/Monicah Mwangi)
Banjir bandang yang melanda Nairobi menyebabkan sedikitnya 23 orang tewas dan penerbangan di bandara utama terganggu. (REUTERS/Monicah Mwangi)
Tim penyelamat dan polisi terus bekerja untuk mengevakuasi korban dari jalanan yang terendam, bangunan yang runtuh, dan kendaraan yang hancur. (REUTERS/Monicah Mwangi)
Truk polisi menavigasi lingkungan yang tergenang air, mengambil jenazah dari gang-gang yang dipenuhi puing dan kendaraan yang terlempar akibat banjir, yang sangat mempengaruhi Jalan Grogan dan distrik industri sekitarnya. Kendaraan terbalik atau hanyut, dengan beberapa penumpang tidak dapat melarikan diri dari air banjir. (REUTERS/Monicah Mwangi)
John Mwai, seorang pengemudi bus Nairobi, mengatakan busnya terjebak dalam banjir tiba-tiba setelah berjam-jam kemacetan lalu lintas. Mwai menceritakan bahwa ia dan para penumpangnya bekerja sama untuk mencapai tempat aman, memprioritaskan perempuan dan anak-anak saat bus mulai terisi air. (REUTERS/Monicah Mwangi)
Bisnis lokal juga terkena dampak parah. Maryanne Akoth, seorang penjual makanan, mengatakan ia kehilangan kiosnya, termasuk stok barang dagangannya, tabungan, dan penghasilannya. "Air datang begitu cepat; saya tidak punya waktu untuk menyelamatkan apa pun," kata Akoth. (REUTERS/Monicah Mwangi)
Jumlah korban tewas dliaporkan akan terus meningkat seiring dengan berlanjutnya operasi penyelamatan di seluruh kota. Beberapa penerbangan dialihkan karena kondisi cuaca buruk yang diperkirakan akan berlanjut hingga Senin (9/3/2026) malam. (REUTERS/Thomas Mukoya)