Ternyata Ini Alasan Warga RI "Malas" Beli Mobil Listrik Bekas

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Sabtu, 07/03/2026 18:25 WIB
Foto: Mobil listrik bekas yang dijual di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Rabu (11/2/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah menjamurnya merk kendaraan listrik (EV) baru, ternyata pasar mobil listrik bekas masih sangat kecil di Indonesia. Bahkan, transaksinya sangat amat minim.

Mengutip detikOto, Direktur OLXmobbi Agung Iskandar mengatakan, mobil listrik hanya menyumbang 1% dari seluruh transaksi kendaraan bekas di platform-nya. Kontributor terbesarnya adalah Wuling Air ev.

Menurut Agung, mobil listrik bekas tak bisa dibeli dengan skema kredit atau dicicil setiap bulan. Hal itu dikarenakan belum ada perusahaan pembiayaan yang mau melayani permintaan tersebut.


"Nggak ada perusahaan pembiayaan yang mau membiayai (pembelian mobil listrik bekas). Kenapa? Karena mereka takut sama resell value-nya. Kalau nanti pokok hutangnya lebih gede daripada resell value, costumer (mikir) balikin aja mobilnya. Jadi concern-nya di situ, sih," ujar Agung dikutip dari detikOto, Sabtu (7/3/2026).

Ia memaparkan 50% konsumen OLXmobbi membeli mobil bekas dengan skema kredit. Oleh karena itu, ketika kendaraan tak bisa dibeli dengan skema tersebut, pembeli potensialnya kira-kira hilang separuh.

"Peminatnya nggak terlalu tinggi, karena kalau mau beli mobil listrik bekas harus siap bayar cash. Jadi nggak ada yang mau, sedangkan orang yang beli mobil bekas kan 50% kredit, jadi separuhnya sendiri. Itu yang bikin orang nggak mau beli mobil listrik bekas," ungkapnya.

Selain itu, Agung menyebut faktor lainnya terletak pada masa garansi yang berakhir ketika mobil listrik berpindah pemilik.

Lebih lanjut, ia menyoroti penurunan harga mobil listrik bekas yang sangat drastis. Meski harga sudah dibanting, konsumen tetap tak minat beli.

"Sekarang kan (EV baru) ada strategi '2.000 unit pertama dapat harga spesial', susah lah, Tetap aja ada pengaruh (ke penjualan EV bekas)," kata dia.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Transaksi Mobil Listrik Di IIMS 2026 Capai 36%