Kecelakaan Maut Jet Tempur Sukhoi Jatuh, 2 Pilot Angkatan Udara Tewas
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pilot Angkatan Udara India tewas setelah jet tempur yang mereka terbangkan jatuh di wilayah perbukitan negara bagian Assam. Pesawat tersebut hilang kontak tidak lama setelah lepas landas dalam misi latihan sebelum akhirnya ditemukan jatuh di daerah terpencil.
Angkatan Udara India mengonfirmasi bahwa pesawat yang mengalami kecelakaan adalah jet tempur Sukhoi Su-30MKI. Pesawat itu jatuh di distrik Karbi Anglong, Assam. Kedua pilot yang tewas diidentifikasi sebagai Anuj dan Purvesh Duragkar.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui media sosial X, Angkatan Udara India menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.
"Seluruh personel Angkatan Udara India (IAF) menyampaikan belasungkawa yang tulus dan berdiri teguh bersama keluarga yang berduka di saat kesedihan ini," tulis IAF, Jumat (6/3/2026).
Jet tempur tersebut dilaporkan sedang menjalankan misi latihan ketika lepas landas dari Pangkalan Udara Jorhat di Assam. Pangkalan ini berada sekitar 60 kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat.
Tak lama setelah lepas landas, pesawat dilaporkan menghilang dari radar.
Pejabat militer mengatakan komunikasi dengan pesawat buatan Rusia itu terputus pada pukul 19.42 waktu setempat. Pesawat tersebut kemudian dilaporkan jatuh di wilayah perbukitan yang terpencil di distrik Karbi Anglong.
Warga setempat mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras dari arah sebuah bukit sebelum melihat bola api di lokasi tersebut.
Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengaku sangat berduka atas kecelakaan yang menewaskan dua pilot tersebut. Ia menyebut insiden itu sebagai kecelakaan tragis.
"Keberanian dan pengabdian mereka kepada bangsa akan selalu dikenang dengan bangga dan rasa terima kasih," tulis Singh dalam unggahannya di X.
Ia juga menambahkan bahwa negara berdiri bersama keluarga korban dalam masa berkabung.
Dilansir NDTV, Sukhoi Su-30MKI merupakan jet tempur dua kursi jarak jauh yang dikembangkan oleh perusahaan Rusia, Sukhoi.
Di India, pesawat tersebut diproduksi secara lisensi oleh perusahaan dirgantara milik negara Hindustan Aeronautics Limited untuk kebutuhan Angkatan Udara India.
Jet tempur ini pertama kali masuk dalam layanan Angkatan Udara India pada tahun 1997 dan hingga kini menjadi salah satu tulang punggung kekuatan udara negara tersebut. Saat ini, Angkatan Udara India mengoperasikan lebih dari 260 unit pesawat Su-30MKI.
Adapun, insiden terbaru ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan jet Sukhoi milik India dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Juni 2024, sebuah pesawat Sukhoi jatuh di Nashik, negara bagian Maharashtra. Sementara pada Januari 2023, jet Sukhoi-30 lainnya juga jatuh setelah lepas landas dari pangkalan udara Gwalior di negara bagian Madhya Pradesh.
Â
(luc/luc) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]