MARKET DATA

Diam-Diam Malaysia Intip Cara RI Bisa Terapkan Biodiesel Sampai B40

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
06 March 2026 13:45
Sekretaris Jenderal GAIKINDO, Kukuh Kumara menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum B50 Edition di Jakarta, Kamis (5/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Sekretaris Jenderal GAIKINDO, Kukuh Kumara menyampaikan pemaparan dalam Energy Forum B50 Edition di Jakarta, Kamis (5/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan saat ini Indonesia merupakan negara dengan level campuran biodiesel paling tinggi di dunia.

Di mana, Indonesia telah sukses menjalankan program mandatori pencampuran minyak sawit 40% ke Bahan Bakar Minyak jenis Solar, dalam hal ini biodiesel 40% atau B40 sejak Januari 2025.

Suksesnya mandatory B40 itu membuat Malaysia tertarik mengetahui bagaimana Indonesia bisa menjalankan program biodiesel.

"Jadi mereka ngintip Indonesia seperti apa dan kita bekerja sama dengan para pembuat kendaraan atau pabrikan-pabrikan," kata Kukuh dalam acara Energy Forum CNBC Indonesia, dikutip Jumat (6/3/2026).

Meski begitu, Kukuh mengingatkan agar peningkatan campuran biodiesel tidak dilakukan secara terburu-buru. Pasalnya, kenaikan dari B35 ke tingkat yang jauh lebih tinggi harus dilakukan secara bertahap agar berbagai persoalan teknis bisa diidentifikasi lebih dulu.

Menurut Kukuh peningkatan campuran biodiesel secara tiba-tiba, misalnya dari B35 langsung menuju B50, berpotensi menimbulkan masalah. Khususnya apabila berbagai kendala teknis belum dipetakan dengan baik.

"Nah terutama untuk kendaraan komersil yang menggunakan diesel. Ini kan operasinya luar kota, bisa di tengah hutan. Ini kasihan kalau mereka punya masalah," ujarnya.

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Top! RI Hemat Devisa Rp 107,2 Triliun dari Program BBM B40


Most Popular
Features