Perkuat Inklusi & Literasi Keuangan, Begini Kontribusi BNI Agen46

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Kamis, 05/03/2026 13:48 WIB
Foto: Salah satu agen46 yang melayani pembeli di toko kelontong miliknya di Morotai, Maluku Utara, Selasa (8 Oktober 2019). (Dok. BNI)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan menghadirkan agen46 hingga ke pelosok daerah. Keberadaan jaringan laku pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Inklusi Keuangan) tersebut selaras dengan Asta Cita Pemerintah yang menekankan pemerataan ekonomi dan pembangunan berkeadilan melalui penguatan ekonomi dari desa.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan mengatakan, sebagai bank milik negara, BNI memposisikan diri tidak hanya sebagai lembaga intermediasi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi agenda pembangunan nasional.

"Sinergi kami dalam berbagai program prioritas pemerintah kami jalankan dengan pendekatan yang prudent, berbasis ekosistem, dan berorientasi pada penguatan fundamental ekonomi jangka panjang," ungkap Putrama, dikutip Kamis, (5/3/2026).


Untuk itu, pengembangan agen46 menjadi pijakan BNI untuk mendekatkan layanan perbankan formal, mulai dari transaksi dasar, transfer, hingga penarikan tunai agar mudah dijangkau masyarakat tanpa harus mendatangi kantor cabang atau ATM. Langkah ini sejalan dengan poin keenam Asta Cita, yakni pembangunan dari desa diarahkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong aktivitas ekonomi lokal, termasuk kemudahan akses ke layanan keuangan.

Asal tahu saja, kehadiran agen46 dirancang untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan sekaligus menggerakkan ekonomi setempat. Melalui agen46, BNI terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Sebagai buktinya, agen46 berkontribusi signifikan terhadap inklusi keuangan di Tanah Air. Hal ini tercermin dari jumlah agen46 yang telah mencapai lebih dari 217.000 di 35.000 desa atau meningkat 1,7% secara tahunan (YoY).

Sedangkan, BNI telah memiliki lebih dari 28.000 agen46 yang tersebar di wilayah 3T atau terdepan, terluar, dan tertinggal di Indonesia hingga akhir 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 9.700 agen46 berada di kawasan 3T Indonesia bagian barat, kemudian sekitar 13.800 agen46 berada di Indonesia bagian tengah, serta sekitar 4.600 agen46 berada di Indonesia bagian timur.

Lewat agen46, BNI memberikan layanan inklusif berupa pembukaan rekening online, pengiriman uang, penarikan dan penyetoran tunai, pembayaran pajak dan tagihan, subsidi pemerintah, referral pinjaman KUR.Pada akhirnya, agen46 dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas UMKM. Termasuk, toko kelontong, yang terintegrasi dengan layanan keuangan terpadu dari Agen46 meliputi peningkatan trafik pelanggan dan pendapatan berbasis komisi untuk transaksi yang difasilitasi.

Tak tanggung-tanggung, BNI juga turut memberdayakan agen46 dengan aplikasi yang canggih. Di antaranya adalah ramah pengguna, realtime sharing fee untuk agen, fitur tambahan lainnnya seperti promo dan informasi, pembukaan rekening online, penarikan tunai dan setoran, menghadirkan beragam layanan pembayaran tagihan, terhubung dengan formulir pinjaman digital BNI (KUR Micro).

Berdasarkan laporan tahunan BNI, nominal transaksi di agen46 mencapai Rp 121,7 juta sepanjang 2025. Bila dirinci, transaksi tersebut didominasi oleh inquiry saldo 42%, penarikan tunai 27%, transaksi lainnya seperti top up e-wallet dan transfer antar bank 19%, transfer sesama BNI 7%, dan cash deposit 5%.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Danantara Alihkan Sebagian Saham BRI & BNI ke BP BUMN