Siaga Krisis Energi! China Setop Ekspor Solar & Bensin
Jakarta, CNBC Indonesia - China dilaporkan telah memberi tahu kilang minyak terbesarnya untuk menangguhkan ekspor solar dan bensin. Hal ini dilaporkan AFP mengutip Bloomberg News, Kamis (5/3/2026).
Perang di Timur Tengah disebut semakin berisiko menyebabkan krisis pasokan energi. China sendiri adalah importir bersih minyak dan merupakan salah satu dari beberapa "ekonomi utama Asia" yang bergantung pada Selat Hormuz, perairan yang dilalui 20% minyak dunia yang kini ditutup Iran.
Pejabat dari badan perencana ekonomi utama China, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, bertemu dengan perwakilan kilang minyak. Badan itu secara lisan meminta penangguhan sementara pengiriman produk olahan yang akan dimulai segera.
"Para pengolah minyak diminta untuk berhenti menandatangani kontrak baru dan untuk menegosiasikan pembatalan pengiriman yang telah disepakati," kata laporan Bloomberg mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Menurut perusahaan analitik Kpler, Timur Tengah menyumbang 57% impor minyak mentah langsung China melalui laut pada tahun 2025. PetroChina, Sinopec, CNOOC, Sinochem Group, dan pengolah minyak swasta Zhejiang Petrochemical secara teratur memperoleh kuota ekspor bahan bakar dari pemerintah.
(sef/sef) Add
source on Google