Perang Timteng Meluas, Garuda Indonesia Tunda Penerbangan Rute Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Garuda Indonesia menangguhkan sementara penerbangan ke dan dari Doha hingga pemberitahuan lebih lanjut. Maskapai penerbangan pelat merah tersebut mengambil langkah keselamatan, menyusul serangan udara AS-Israel dan pembalasan Iran.
"Garuda Indonesia terus aktif berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau situasi yang berkembang," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Minggu (1/3/2026).
Garuda menekankan rute internasional lainnya terus beroperasi normal. Perusahaan menambahkan penerbangannya tidak "melintasi wilayah udara yang terkena dampak konflik."
Perang brutal antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran telah membawa kekacauan. Bukan cuma korban berjatuhan dan infrastruktur yang rusak, tetapi aktivitas penerbangan juga terganggu.
Sebelumnya, British Airways, Virgin Atlantic, dan Wizz Air, merupakan beberapa maskapai yang membatasi jadwal penerbangan ke tujuan Timteng, dikutip dari BBC International.
Wilayah udara Iran telah ditutup dan pelacakan penerbangan menunjukkan lalu lintas udara internasional menghindari wilayah tersebut.
British Airways telah membatalkan layanan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga Rabu (4/3), dan Amman di Yordania pada Sabtu (28/2).
Virgin Atlantic membatalkan penerbangan Heathrow ke Dubai. Maskapai juga memperingatkan penerbangan ke India, Arab Saudi, dan Maladewa mungkin membutuhkan waktu lebih lama karena pengalihan rute.
Wizz Air menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Israel, Dubai, Abu Dhabi, dan Amman hingga Sabtu (7/3) pekan depan.
Qatar Airways mengonfirmasi penangguhan sementara penerbangan ke dan dari ibu kotanya, Doha, karena penutupan wilayah udara Qatar, sementara Emirates mengatakan akan menghentikan sementara layanan ke dan dari Dubai.
Heathrow, bandara tersibuk di Inggris, mendesak para pelancong untuk memeriksa informasi terbaru dengan maskapai penerbangan mereka.
Sementara itu, bandara Dubai menangguhkan semua penerbangan di Dubai International (DXB) dan Dubai World Central - Al Maktoum International (DWC) hingga pemberitahuan lebih lanjut, disebabkan serangan yang terjadi di wilayah tersebut.
Hal tersebut diumumkan dalam unggahan di platform X.
"Penumpang disarankan untuk tidak pergi ke bandara saat ini dan menghubungi maskapai penerbangan masing-masing secara langsung untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penerbangan mereka. Kami menghargai kerja sama dari para tamu kami. Informasi lebih lanjut akan diberikan seiring kami terus memantau situasi," kata pihak bandara dalam sebuah pernyataan.
Peta penerbangan menunjukkan wilayah udara di atas Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain hampir kosong ketika Israel mengatakan telah menyerang Iran dan militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap target di negara tersebut.
(fab/fab) Add
source on Google