Trump Akui AS Terlibat dalam Serangan Israel ke Iran

haa, CNBC Indonesia
Sabtu, 28/02/2026 15:00 WIB
Foto: Presiden Trump menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres di Ruang DPR di Gedung Capitol AS di Washington, D.C., AS, Selasa (24/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Face the Nation)

Jakarta, CNBC Indonesia - Militer Amerika Serikat (AS) mengaku terlibat dalam 'operasi tempur besar-besaran' di Iran yang dilakukan oleh tentara Israel pada hari ini, Sabtu (28/2/2026). Serangan ke kota Tehran ini diakui oleh Presiden AS Donald Trump.

Trump mengatakan militer AS telah melancarkan operasi tempur besar-besaran" di Iran. Dia menuding Iran telah berupaya membangun kembali program nuklirnya.


Dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, Trump mengatakan kepada Garda Revolusi Islam untuk meletakkan senjata mereka.

"Anda akan diperlakukan secara adil dengan kekebalan total atau Anda akan menghadapi kematian yang pasti," kata Trump, dikutip dari the Guardian, Sabtu (28/2/2026).

Trump menuduh Iran mengembangkan rudal jarak jauh yang mengancam AS dan negara lain.

Trump mengatakan: "AS akan menghancurkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah dan memusnahkan angkatan laut mereka". Hingga berita ini diturunkan, sambungan seluler dan Internet di Iran mati total. Serangan rudal diarahkan ke kota Tehran dan Isfahan.

Sementara itu, AFP memberitakan bahwa Iran telah menutup ruang udaranya guna mengantisipasi serangan.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AS Siap Serang Iran, Trump Tunggu 'Lampu Hijau' Dari 2 Orang