Menhub Bisik-bisik Ada Rel KA Mati di Jabar & Banten Mau Direaktivasi
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka suara soal rencana reaktivasi jalur kereta api di beberapa wilayah di Jawa. Dudy mengungkapkan reaktivasi jalur kereta api sudah dalam rencana, di mana Jawa Barat dan Banten menjadi prioritas. Namun realisasinya, masih dalam diskusi antara Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.
"Reaktivasi beberapa jalur kereta api sudah ada rencana ya, terutama di Jawa Barat dan Banten, tapi itu nanti kita harus masukkan dalam rencana anggaran kita," kata Dudy dikutip, Sabtu (28/2/2026).
Dudy menambahkan, Jawa Barat menjadi prioritas yang akan direaktivasi terlebih dahulu.
"Sepertinya yang akan dicoba kita dahulukan adalah yang di wilayah Jawa Barat," ujar Dudy.
Namun, Dudy tidak menjelaskan jalur kreta api mana yang akan terlebih dahulu direaktivasi di Jawa Barat.
Berdasarkan kabar terbaru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, jalur kereta api mati Cipatat-Padalarang kemungkinan menjadi jalur yang akan terlebih dahulu direaktivasi. Jalur KA sepanjang 17 Km yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat non-aktif sejak 2013.
Saat ini, jalur tersebut masih dalam proses survei dan belum dilakukan pembangunan, karena nantinya, reaktivasi jalur tersebut tidak akan menggunakan jalur lama, melainkan menggunakan jalur baru. Adapun jalur baru tersebut menggunakan rute Cipatat-Sasaksaat-Padalarang, yang nantinya akan terhubung dengan jalur utama Jakarta-Bandung via Purwakarta.
Hal ini karena jalur lama Cipatat-Padalarang via Stasiun Tagog Apu memiliki kontur yang sangat ekstrem dan rawan longsor, sehingga dianggap terlalu berisiko untuk operasional kereta api saat ini.
Nantinya, jalur baru ini akan memiliki satu terowongan sepanjang 300 meter dan dua jembatan sepanjang 50 meter. Ada kemungkinan jalur baru ini akan bertemu dengan jalur utama Jakarta-Bandung via Purwakarta di Stasiun Sasaksaat.
Sementara itu untuk di Banten, ada bocoran jalur KA mati yang akan direaktivasi adalah Rangkasbitung-Pandeglang-Labuan. Jalur KA ini dianggap penting karena akan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan memperluas akses ke kawasan pariwisata.
Gubernur Banten Andra Soni bilang kehadiran jalur KA Rangkasbitung-Pandeglang-Labuan memberikan manfaat khususnya di sektor pariwisata Banten. Masyarakat dapat dengan mudah ke tujuan wisata pantai yang berada di Tanjung Lesung dan Labuan dengan menggunakan moda transportasi kereta api.
"Jalur kereta api ini seperti gula semut akan mendatangi. Jadi kami yakin pertumbuhan ekonomi menuju tempat wisata Tanjung Lesung dan Labuan akan lebih mudah dengan menggunakan kereta api," sebutnya.
(chd/wur) Add
source on Google