Agrinas Sepakat Beli 45.000 Unit Truk Produksi Lokal, Ini Rinciannya

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Jumat, 27/02/2026 15:40 WIB
Foto: Truk listrik pertama di Indonesia akhirnya rilis yakni e-Canter dari Mitsubishi Fuso dalam gelaran GIIAS 2024, ICE BSD Selasa (23/7/2024). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan usaha milik negara yang bergerak di sektor pangan, PT Agrinas Pangan Nusantara (APN), menyatakan telah melibatkan sejumlah produsen kendaraan niaga dalam proses pengadaan armada untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam dokumen berita acara terungkap proses pengadaan yang disampaikan perusahaan, sejumlah pabrikan kendaraan niaga disebut telah mengikuti tahapan kualifikasi hingga negosiasi yang digelar oleh Agrinas.

"Dengan ini kami melaporkan Berita Acara (BA) terkait proses pengadaan kendaraan untuk kebutuhan kelengkapan sarana prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)," tulis dokumen tersebut.


Agrinas menjelaskan bahwa proses penjajakan dilakukan dengan mengundang produsen truk dan pick-up kabin tunggal yang beroperasi di Indonesia, baik untuk varian penggerak 4x2 maupun 4x4.

"Produsen truk lokal dan pick up single cabin 4x2 dan 4x4 sudah diundang/dihadirkan dalam proses kualifikasi, klarifikasi, dan negosiasi di PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) (APN) sesuai berita acara," tulisnya.

Dari proses tersebut, perusahaan kemudian melakukan penilaian terhadap kemampuan produksi nasional masing-masing produsen. Hasilnya, total kapasitas produksi yang dapat dipenuhi industri dalam negeri tercatat mencapai puluhan ribu unit.

"Berdasarkan Berita Acara (BA) hasil kualifikasi, klarifikasi, dan negosiasi, produsen truk lokal yang memenuhi syarat sesuai dengan kapasitas maksimal kemampuan produksi nasional sejumlah 45.000 unit," tulis dokumen itu.

Rinciannya adalah :

  1. Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation dengan kemampuan produksi 20.600 unit
  2. Foton Motor melalui model Aumark sebanyak 13.500 unit
  3. Hino Motors dengan kapasitas 10.000 unit
  4. Isuzu Motors melalui lini Canter sebanyak 900 unit

Meski demikian, kapasitas tersebut dinilai belum mencukupi seluruh kebutuhan armada yang disiapkan untuk program KDKMP. Karena itu, perusahaan membuka opsi pengadaan dari luar negeri.

"Menimbang keterbatasan produksi dalam negeri, maka APN mengimpor untuk memenuhi kebutuhan KDKMP sejumlah 35.000 unit truk dari Tata Motors India," tulis dokumen tersebut.

Di sisi lain, Agrinas juga menyoroti keterbatasan pilihan kendaraan pick-up kabin tunggal berpenggerak empat roda di pasar domestik. Produk yang tersedia saat ini sebagian besar masih didatangkan secara utuh dari luar negeri.

"Mengingat populasi pick up single cabin 4x4 yang beredar di pasar Indonesia seperti merek Toyota Motor Corporation Hilux, Mitsubishi Motors Triton, serta Isuzu Motors D-Max masih harus diimpor secara CBU 100% dari Thailand dan harganya jauh di atas anggaran yang tersedia," jelas dokumen tersebut.


(fys/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Wamendes Jamin Alfamart Tak Ditutup Saat Ada Koperasi Desa