01:39
Video: BPOM Masuk WHO Listed Authority, Perkuat Diplomasi Kesehatan RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Pada akhir tahun 2025, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI berhasil mencetak sejarah dengan diakui sebagai WHO Listed Authority (WLA). Hal ini berarti sistem pengawasan obat dan makanan yang dilakukan oleh BPOM yang sudah berstandar internasional yang setara dengan pengawas negara maju sehingga reputasinya meningkat.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar mengatakan keberhasilan BPOM mencapai level WLA berkat kerja bersama semua unsur BPOM dalam memenuhi 9 kriteria penilaian pengawasan obat dan makanan.
Kriteria yang berhasil dipenuhi BPOM ini terkait sistem regulasi/ tata kelola, sertifikasi izin edar, pengawasan obat (vigilansi), aspek surveillance, pengawasan uji klinis obat dan vaksin, kualitas dan akurasi laboratorium pengawasan, pengawasan penerbitan sertifikasi, standar inspeksi produksi obat & makanan hingga pengawasan distribusi obat dan vaksin.
Keberhasilan BPOM mencapai Level WLA ini dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk menghasilkan produk kesehatan dan makanan yang memiliki reputasi baik karena diawasi oleh lembaga yang menjadi rujukan global.
Seperti apa pencapaian BPOM naik kelas WLA? bagaimana dampak ke industri makanan dan obat-obatan? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar dalam Health Forum, CNBC Indonesia (Jum'at, 27/02/2026)
Addsource on Google