MARKET DATA
Internasional

Hillary Clinton Akhirnya Beri Kesasksian soal Epstein, Ungkap Hal Ini

Thea Fathanah Arbar,  CNBC Indonesia
27 February 2026 12:40
U.S. Democratic presidential candidate Hillary Clinton speaks in the gymnasium of Moulton Elementary School in Des Moines, Iowa, September 22, 2015. REUTERS/Brian C. Frank
Foto: Hillary Clinton (REUTERS/Brian C. Frank)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton menegaskan tidak memiliki informasi apa pun terkait aktivitas kriminal mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Ia juga mengecam Partai Republik karena menggelar pemeriksaan saksi secara tertutup di Komite Pengawasan DPR AS.

Clinton menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan selama sekitar enam setengah jam secara tertutup di New York, Kamis (26/2/2026) waktu setempat. Ia mengatakan telah menjawab seluruh pertanyaan anggota parlemen sesuai pengetahuannya.

"Saya telah menjawab setiap pertanyaan mereka selengkap mungkin berdasarkan apa yang saya ketahui," ujar Clinton, seperti dikutip CNN International, Jumat (27/2/2026).

"Saya tidak tahu berapa kali saya harus mengatakan, 'Saya tidak mengenal Jeffrey Epstein'," tambahnya.

Clinton menegaskan ia tidak pernah bertemu atau berkomunikasi dengan Epstein. Ia mengakui mengenal Ghislaine Maxwell secara terbatas sebagai kenalan. Maxwell, yang telah dihukum karena perannya dalam jaringan Epstein, disebut pernah hadir sebagai tamu undangan dalam pernikahan putri Clinton, Chelsea Clinton, pada 2010.

Dalam kesempatan itu, Clinton mengkritik keras keputusan Partai Republik yang menolak menggelar sidang terbuka.

"Mereka menolak untuk mengadakan sidang terbuka, sehingga saya harus menjelaskan apa yang terjadi kepada media setelahnya," katanya.

Pemeriksaan ini merupakan bagian penting dari penyelidikan Komite Pengawasan DPR yang dipimpin Partai Republik terkait penanganan kasus Epstein. Sidang digelar di New York, dekat kediaman Clinton dan suaminya, mantan Presiden Bill Clinton. Bill Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian pada Jumat.

Sejak awal, pemeriksaan tersebut berlangsung tegang dan sarat nuansa politik. Dalam pernyataan pembukaannya, Hillary Clinton mempertanyakan mengapa komite tidak memanggil pihak lain yang juga memiliki hubungan dengan Epstein, termasuk Presiden Donald Trump.

Sidang sempat dihentikan sementara setelah seorang podcaster konservatif mempublikasikan foto suasana pemeriksaan di media sosial X. Demokrat menilai unggahan tersebut melanggar aturan DPR. Insiden ini memicu kecaman dari anggota Partai Demokrat yang mendesak agar pemeriksaan dibuka untuk media.

Sementara itu Ketua Komite Pengawasan DPR, James Comer, mengatakan pemeriksaan berjalan "produktif" dan pihaknya berencana merilis video pemeriksaan dalam 24 jam. Namun, ia mengklaim Clinton kerap mengarahkan pertanyaan terkait Epstein kepada suaminya.

"Kami memiliki banyak pertanyaan untuk suaminya besok," kata Comer.

Menanggapi hal itu, Hillary Clinton menyatakan yakin suaminya tidak mengetahui kejahatan Epstein. "Saya yakin. Hubungan itu berakhir beberapa tahun sebelum apa pun tentang aktivitas kriminal Epstein terungkap," ujarnya.

Pihak Demokrat di komite menegaskan Clinton telah bekerja sama penuh. Sementara itu, Partai Republik bersikeras kesaksian keluarga Clinton penting bagi penyelidikan dan menyatakan masih banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Hillary Clinton menambahkan, menjelang akhir pemeriksaan, beberapa anggota Partai Republik bahkan menanyakan isu UFO dan teori konspirasi 'Pizzagate'. "Pertanyaan itu cukup tidak biasa," tutup Clinton.

 

(luc/luc) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Skandal Seks Makin Seret Presiden AS: "Trump Tahu Gadis-Gadis Itu"


Most Popular
Features