Video

Video: Panel Surya RI Dihantam Tarif 104% Dari Trump, DEN Buka Suara

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Jumat, 27/02/2026 14:41 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintahan Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani kesepakatan dagang yang termuat dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) atau Perjanjian Perdagangan Resiprokal " Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance"

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa penandatangan kesepakatan dagang RI-AS pada 19 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah mengamankan industri padat karya karena jika tidak negosiasi barang asal RI bisa kena 32%.

Hal ini penting mengingat industri pada karya yakni tekstil, apparel, furnitur dan seafood memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pasar AS. Jika tidak dinegosiasikan makan efeknya ke industri akan besar termasuk lapangan kerja.

Sementara terkait pengenaan tarif 104% untuk produk panel surya asal Indonesia yang masuk ke AS, Mari menilai hal ini terjadi adanya lonjakan permintaan produk panel surya RI akibat pengalihan dari China dan Vietnam sehingga harus dapat disikapi dengan bijak oleh pemerintah RI.

Seperti apa urgensi dan dampak perjanjian dagang RI-AS? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu dalam Squawk Box CNBC Indonesia (Jum'at, 27/02/2026)

Add as a preferred
source on Google