Karyawan menimbang barang yang akan dikirim ke luar pulau jawa di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Banyaknya barang milik orang luar kota yang berbelanja di pasar Tanah Abang Blok A dan B membuka peluang bagi pengusaha ekspedisi. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Di loby Barat Blok B pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat gerai ekspedisi dipenuhi warga yang memakai jasa ekspedisi. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Satu di antaranya Baraka Ekspres yang sudah sekak lama melayani pembeli dari luar pulau Jawa yang datang ke Pasar Blok B Tanah Abang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menurut salahsatu karyawan "kebanyakan dikirim ke Medan, Aceh, sama Sumatra. Kalau buat ke Medan empat hari, kalau buat ke Aceh enam harian," jelasnya kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Untuk ongkos kirim, perhitungannya dilihat dari berat per kilogram barang yang dikirim. Ada tiga jalur yang dapat dipilih pengguna jasa, yakni darat, udara, dan laut. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Dari pilihan jalur tersebut, perjalanan darat menggunakan truk menjadi pilihan yang paling diminati pelanggannya. Ketiganya memiliki perhitungan harga yang berbeda perkilogramnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Untuk perjalanan darat kisaran harganya Rp 5000/kilogram, perjalanan udara berkisar dari Rp 30.000, dan perjalanan laut berkisar dari Rp 10.000. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ekspedisi yang tersedia di Pasar Tanah Abang sendiri melayani khusus pengiriman ke luar Jawa, Minimal paket yang dikirimnya sendiri seberat 11 kilogram. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Untuk jumlah pengiriman, perusahaan ekspedisi melayani pengiriman jumlah besar, yakni pengiriman barang dengan berat lebih dari satu ton. "Hari ini ada yang mau ngirim barang, beratnya satu ton lebih," tutupnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Barang yang dikirim tersebut kebanyakan berupa pakaian dan celana. Untuk jam buka, setiap kios ekspedisi mengikuti jam buka pedagang pasar, yakni dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)