MARKET DATA

Tarif KA Ekonomi Kerakyatan Murah Meriah, Jakarta-Yogya Cuma Segini

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
25 February 2026 11:30
Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Dok. KAI)
Foto: Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Dok. KAI)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sudah membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai Rabu (25/2/2026) hari ini pukul 00:00 WIB untuk keberangkatan 11 hingga 1 April 2026.

Harganya pun sangat terjangkau yakni hanya mencapai Rp175.000 untuk rute Jakarta-Yogyakarta, tepatnya dari Stasiun Pasar Senen hingga Stasiun Lempuyangan. Harga ini juga berlaku untuk perjalanan sebaliknya.

Tiketnya yang cukup murah membuat ketersediannya di puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026 sudah ludes.

Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia di aplikasi Access by KAI, untuk perjalanan 14-31 Maret 2026, tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan di KA Tambahan 7040 relasi Pasar Senen-Lempuyangan, sudah ludes terjual dan hanya tersisa tiket kelas eksekutif dengan harga Rp570.000.

Namun, untuk periode perjalanan 11-13 Maret, tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan masih cukup tersedia.

Untuk arah sebaliknya yakni Lempuyangan-Pasar Senen dengan KA Tambahan 7039, tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan masih tersedia pada 11-22 Maret dan 31 Maret. Sedangkan untuk periode perjalanan 23-30 Maret, sudah ludes terjual.

Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Dok. KAI)Foto: Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Dok. KAI)
Penampakan Kereta Ekonomi Kerakyatan. (Dok. KAI)

Sebagai informasi, Kereta Ekonomi Kerakyatan akan dirangkaikan pada perjalanan Kereta Api (KA) Tambahan dengan rute Pasar Senen-Lempuyangan PP.

Selain menggunakan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KA Tambahan ini juga akan membawa kereta kelas eksekutif.

Formasi KA Tambahan ini yakni empat Kereta Ekonomi Kerakyatan dan lima kereta eksekutif, dengan kapasitas kursi masing-masing sebanyak 372 kursi untuk Kereta Ekonomi Kerakyatan dan 250 kursi untuk kelas eksekutif.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa pengoperasian sarana ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

"Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat," ujar Franoto.

Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai. Penyesuaian difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.

Setiap unit memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi. Fitur reversible memungkinkan arah kursi disesuaikan dengan laju kereta api sehingga meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Dari sisi tarif, posisinya berada di atas PSO dan di bawah Ekonomi Reguler. Skema ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.

Franoto menambahkan bahwa optimalisasi sarana yang telah dimiliki menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan kapasitas dalam waktu singkat.

"Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan," tutup Franoto.

(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gelar Upacara HUT ke-80, KAI Pertegas Semangat Melayani


Most Popular
Features