01:31
Video: 90% Bahan Baku Impor, Sektor Farmasi Terbebani Pelemahan Rupiah
Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak ekonomi dan global masih menjadi tantangan bagi perekonomian dan sektor industri dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tahun 2026.
Bagi industri farmasi di Indonesia, ketidakpastian global masih menjadi sentimen yang diperhitungkan dalam berekspansi. Namun demikian, demografi Indonesia yang besar dan market value industri farmasi yang diramal mencapai Rp 150 Triliun pada 2026 menjadi prospek bagi sektor farmasi untuk dapat tumbuh.
Finance Director at Taisho Pharmaceutical Indonesia, Edwin Isfandiari masih optimistis terhadap potensi pertumbuhan pasar sektor farmasi Indonesia yang bisa mencapai 7-8% di Indonesia. Meski persoalan bahan baku yang masih 90% dan posisi nilai tukar Rupiah yang masih dalam tekanan menjadi tantangan bagi industri farmasi RI.
Seperti apa prospek dan tantangan industri farmasi RI? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Finance Director at Taisho Pharmaceutical Indonesia, Edwin Isfandiari dalam Sustainable Health, CNBC Indonesia(Selasa, 24/02/2026)
Addsource on Google