Video

Video: Bos Agrinas Ungkap Alasan 105.000 Pikap Kopdes Impor Dari India

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Senin, 23/02/2026 10:51 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai BUMN Pangan memastikan kesiapannya dalam mendorong produksi pangan guna memperkuat swasembada dan target ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengawasan pembangunan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan Agrinas Pangan telah membangun Command Center atau pusat kendali strategi yang ditujukan untuk mengawasi pembangunan gerai KDMP secara real-time sebagai bagian dari strategi pemerataan ekonomi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Agrinas Pangan mencatat saat ini sudah mulai dibangun 30.597 unit Kopdes dan yang sudah 100% terbangun sebanyak 1.207 Kopdes. Dimana Agrinas Pangan bersama TNI selain mendorong pembangunan fisik gedung juga membantu menyediakan sarana dan prasaran untuk menunjang proses ritel termasuk distribusi barang.

Saat ini proses verifikasi lahan masih menjadi tantangan terbesar percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih karena terkait banyak pihak dan aturan. Di sisi lain, Agrinas Pangan memastikan upaya pemanfaatan produk dalam negeri dalam pengadaan prasarana dan sarana KDMP, namun sejumlah peralatan seperti mobil pikap 4x4 sebanyak 105.000 unit senilai Rp 24,66 Triliun harus diimpor dari India karena terkait efisiensi dan fairness

Seperti apa perkembangan pembangunan Kopdes Merah Putih yang didorong oleh KDMP? Selengkapnya simak dialog Crysania Suhartantodengan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Motadalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 23/02/2026)