India Ekspor 35.000 Pikap untuk Agrinas Pangan-Kopdes Merah Putih
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan manufaktur otomotif asal India, Mahindra & Mahindra (Mahindra) bakal memasok sebanyak 35.000 unit kendaraan niaga jenis pikap ke Indonesia. Hal ini terungkap dari keterangan yang dirilis perusahaan di situs resmi, Rabu (4/2/2026) lalu.
Disebutkan, Mahindra akan mengekspor 35.000 unit Single-cab Scorpio Pik Up kepada BUMN pangan, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). Pasokan pikap ini akan digunakan untuk proyek Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Pikap ini akan memainkan peran penting dalam meningkatkan logistik untuk Koperasi yang sedang didirikan. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan logistik pedesaan dan memungkinkan desa-desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri," kata CEO Divisi Otomotif Mahindra Nalinikanth Gollagunta, dikutip Jumat (20/2/2026).
"Kami menantikan kerja sama ini dan mendukung Koperasi Indonesia melalui kemitraan kami dengan Agrinas Pangan Nusantara. Dengan mengerahkan Scorpio Pik Up sebagai bagian dari Koperasi, kami memperkuat tulang punggung logistik yang andal yang menghubungkan petani ke pasar secara lebih efisien," tambahnya.
Tak hanya itu, lanjut Gollagunta, kerja sama bisnis ini memastikan kelancaran dan efektivitas aliran pasokan segar dari petani langsung ke pasar. Dengan begitu akan menjembatani kesenjangan antara produsen dan konsumen.
"Pikap kami dirancang untuk berkinerja dalam kondisi sulit sambil menjaga biaya operasional seminimal mungkin," ucapnya.
Ditambahkan, komitmen pasokan pikap ini melampaui ekspor Mahindra sepanjang tahun fiskal 2025 lalu.
"Volume yang dikomitmenkan untuk kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan Operasi Internasional kami, menambah sebanyak total volume ekspor yang kami capai pada tahun fiskal 2025," ujarnya.
"Sejalan dengan filosofi Rise Mahindra, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mendukung prioritas nasional," sambungnya.
Menurut Gollagunta, Scorpio Pik Up diakui secara global karena daya tahan, kapasitas muatan, dan biaya operasionalnya yang rendah.
"Kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi. Mulai dari jalan pedesaan yang kasar hingga jalan setapak di lahan pertanian," katanya.
"Mahindra Scorpio Pik Up akan memperkuat ekosistem Koperasi dengan menyediakan agregasi tahap awal. Yang meliputi pengangkutan hasil pertanian dari lahan pertanian ke koperasi, dan memfasilitasi logistik antar desa, memastikan pergerakan barang yang efisien dalam jaringan koperasi," ujar Gollagunta.
(dce/dce)