Trump: Saya Tak Peduli dengan Nobel, Saya Ingin Menyelamatkan Nyawa

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 19/02/2026 22:48 WIB
Foto: Presiden AS Donald Trump berdiri bersama para pemimpin dunia yang berpartisipasi dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Institut Perdamaian AS di Washington, D.C., AS, 19 Februari 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa dirinya tak lagi peduli dengan penghargaan Nobel perdamaian. Saat ini, dia hanya peduli untuk menyelamatkan nyawa manusia yang terjebak dalam peperangan.

Hal ini ditegaskan Trump di depan sejumlah kepala negara yang berkumpul di Washington D.C. Amerika Serikat (AS), menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace, Kamis (19/2/2026), waktu setempat.


Trump mengaku sudah tidak bersemangat lagi mendengar soal penghargaan Nobel perdamaian untuk dirinya. Dia menuturkan dirinya kini lebih tertarik untuk menggunakan kekuasaannya untuk menyelamatkan nyawa manusia.

"Saya tidak peduli dengan Nobel Prize. Saya peduli dengan menyelamatkan nyawa (manusia)...Saya hanya punya satu hal, saya tidak ingin melihat orang dibunuh di satu bagian di dunia yang jauh dari Amerika Serikat," ujarnya.

"Tidak saya ingin menyelamatkan nyawa, saya tidak peduli dengan penghargaan-penghargaan," katanya.

Pernyataan Trump ini didahului oleh cerita dirinya soal pemerintah Norwegia. Negara Skandinavia ini setuju untuk mengadakan acara bagi Board of Peace. Saat Norwegia menyampaikan rencana ini ke Trump, pemimpin AS ini sempat mengira bahwa dirinya akan diberikan Nobel perdamaian.

Trump pun menjadi kecewa padahal dirinya sudah gembira akan memperkenalkan Norwegia dalam Board of Peace. "Ini menjadi tidak menarik..padahal saya sudah bersemangat. Akhirnya saya diberikan Nobel Prize," ujarnya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dewan Perdamaian Janjikan Dana Lebih dari USD 5 M untuk Gaza