Prabowo Ungkap Riset Rockefeller soal MBG, Hasilnya Mengejutkan

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 19/02/2026 11:15 WIB
Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce dalam kunjungannya ke Washington D.C., Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) waktu setempat. (Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menarik perhatian lembaga riset internasional. Salah satunya Rockefeller Institute of Government yang datang langsung mempelajari pelaksanaan program itu.


Menurut Prabowo, hasil kajian lembaga tersebut menunjukkan bahwa MBG memiliki dampak ekonomi yang signifikan dalam jangka panjang.

"Mereka memberi tahu saya bahwa ini adalah pilihan paling bijaksana dan investasi terbaik yang bisa dilakukan suatu negara. Karena untuk setiap US$ 1 yang dihabiskan untuk makan gratis bagi anak-anak, imbal hasilnya menurut penelitian mereka setidaknya US$ 7 dolar, bahkan dalam jangka panjang bisa memberikan imbal hasil hingga 35 kali lipat," kata Prabowo dalam Forum Bisnis di US Chamber of Commerce, Washington DC, AS, Rabu (18/2/2026), waktu setempat.

Prabowo juga mengatakan bahwa program ini mulai menunjukkan dampak ekonomi. Terlihat konsumsi domestik pada bulan Januari menjadi yang tertinggi dalam 10-15 tahun terakhir.

Menurut Prabowo, saat ini pemerintah telah membangun 23.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dijalankan masing-masing 50 orang karyawan. Program ini juga meningkatkan permintaan bahan pangan lokal seperti ayam, telur, dan sayuran, sehingga memberi kepastian pembeli bagi petani.

"Ini menghasilkan multiplier effect yang menciptakan semacam ledakan ekonomi dari bawah. Hal ini membesarkan hati kami dan meningkatkan stabilitas sosial serta politik," katanya.

Prabowo juga menjelaskan program ini dijalankan untuk memberantas masalah kekurangan gizi atau stunting yang masih terjadi pada anak-anak di sejumlah wilayah. Hal itu dia saksikan langsung ketika menjalankan kampanye politik selam bertahun-tahun.

"Saya baru tahu bahwa 25% anak-anak kita mengalami stunting. Sel otak mereka tidak optimal, begitu juga dengan sel tulang dan otot mereka. Mereka akan menjadi sangat lemah secara fisik saat tumbuh dewasa. Kita tidak bisa menerima ini," kata Prabowo.


(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo: MBG Selamatkan Anak Indonesia & Bisa 80 Juta Penerima