Pemulihan Pascabencana Sumatra

Danantara Bangun Huntap Korban Bencana Sumatra, Groundbreaking Besok

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Rabu, 18/02/2026 16:40 WIB
Foto: COO Danantara, Dony Oskaria saat mengikuti Rapat Koordinasi dengan Pimpinan DPR RI terkait Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Inevstasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyebut, hunian sementara (huntara) kawasan bencana di Sumatra terus dilakukan. Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menyampaikan, pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 1.368 unit huntara untuk korban bencana.

Di sisi lain, menurut Dony, pihaknya juga akan mulai membangun hunian tetap (huntap), menyusul masih adanya ruang anggaran dari yang dialokasikan.

"Tahap pertama itu sebanyak 1.368 unit, 1.075 unit di Aceh, 200 unit di Sumatra Utara, dan 123 unit di Sumatra Barat," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (18/2/2026).


Dony yang juga menjabat sebagai Ketua BP BUMN ini juga merincikan, jumlah unit rumah yang telah dihuni antara lain ada 600 unit di Kabupaten Aceh Tamiang, 97 unit di Aceh Timur, 162 unit di Pidie Jaya, 216 unit di Aceh Utara, 200 unit di Tapanuli Selatan, 40 unit di Pariaman, 20 unit di Kabupaten Solok Selatan, serta 55 unit di Kabupaten Agam.

Selain itu, Dony menyebut, Danantara juga masih mengusulkan tambahan pembangunan huntara, khususnya di Aceh. Rinciannya meliputi 60 unit tambahan di Aceh Utara dan 488 unit di Pidie Jaya yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

"Saat ini sedang kami kerjakan. Dan harapannya nanti yang sudah selesai ini bisa ditempati semua," ungkapnya.

Sumatra Barat Pertama

Di sisi lain, Dony menuturkan, respons masyarakat terhadap pembangunan huntara cukup menggembirakan. Selain itu, terdapat alokasi anggaran yang tidak seluruhnya terserap untuk pembangunan huntara.

"Dari anggaran 15.000 yang kami siapkan, tidak semuanya dibutuhkan daerah. Karena itu sebagian kami konversi untuk pembangunan hunian tetap (huntap)," jelasnya.

Dony menambahkan, Danantara akan mulai mengembangkan hunian tetap bagi korban bencana dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perumahan. Proyek huntap tersebut direncanakan dimulai di tiga provinsi.

Groundbreaking pembangunan huntap dijadwalkan berlangsung di Sumatra Barat, kemudian dilanjutkan di Aceh dan Sumatra Utara.

"Kita akan mulai huntap di tiga provinsi ini. Besok kami akan groundbreaking. Rencananya di Sumatra Barat untuk huntap yang pertama, kemudian dilanjutkan di Aceh dan di Sumatra Utara," tutupnya.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Purbaya Tambah TKD ke Aceh, Sumut-Sumbar Rp10,56 T