Tito Sebut 11 Daerah Masih Harus 'Dipelototi' Usai Bencana Sumatra

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 18/02/2026 11:43 WIB
Foto: Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan masih ada kabupaten/kota yang membutuhkan atensi khusus pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pada rapat koordinasi dengan Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra Dewan Perwakilan Rakyat, di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026), Tito menjabarkan setiap kabupaten/kota yang sudah berjalan normal maupun membutuhkan atensi khusus.



Seperti di Sumatra Barat, ada 16 dari 19 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sebanyak 13 di antaranya sudah bisa dinyatakan normal.

"Atau lebih kurang 81%, yang mendekati normal tinggal satu di Sumbar, yaitu Tanah Datar," kata Tito, saat memberikan paparan.

Sedangkan yang butuh atensi khusus adalah:


1. Agam
2. Padang Pariaman

Sementara di Sumatra Utara ada 18 dari 33 kabupaten/kota yang terdampak. Sebanyak 15 sudah kembali normal.

"Artinya jalan, jembatan bisa dilalui logistik, variabelnya 83%, mendekati normal untuk Sumatra Utara," katanya.

Kabupaten/kota yang sudah mendekati normal di Sumut adalah Tapanuli Selatan. Sedangkan yang membutuhkan atensi khusus adalah :

1.Tapanuli Tengah
2. Tapanuli Utara

"Tapanuli Tengah yang kemarin banjir lagi," kata Tito.

Seperti diketahui, wilayah Tapanuli Tengah kembali diterjang banjir bandang beberapa hari lalu. Menurut Tito, ada beberapa fasilitas pemerintahan yang terdampak seperti kantor kecamatan di Kecamatan Tukka yang belum beroperasi penuh. Selain itu fasilitas lainnya seperti sekolah, akses jalan, dan jembatan yang kembali terdampak.

Bergeser, di Provinsi Aceh ada 18 kabupaten/kota terdampak. Sebanyak 10 di antaranya sudah kembali normal atau sekitar 56% dari progres wilayah yang dipulihkan. Menurut Tito, terdapat satu kabupaten/kota yang sudah mendekati normal, yaitu Bener Meriah. Namun ada tujuh kabupaten/kota yang membutuhkan atensi khusus, antara lain:

Low land
1. Aceh Tamiang
2. Aceh Timur
3. Aceh Utara
4. Bireun
5. Pidie Jaya

High land
1. Aceh Tengah
2. Bener Meriah

Sehingga secara kumulatif, sebanyak sebanyak 11 kabupaten/kota masih membutuhkan atensi khusus.


(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Hingga 2029 Bencana Sumatra Butuh Rp 74 Triliun! Aceh Terbesar