Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara, Begini Reaksinya
Jakarta, CNBC Indonesia - Anak saudagar minyak Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza, dituntut pidana 18 tahun penjara terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada pada PT Pertamina (Persero), Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023.
Adapun, sidang tuntutan jaksa tersebut berlangsung di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jumat (13/2/2026).
Selain itu, Kerry juga dituntut pidana denda senilai Rp1 miliar dan uang pengganti senilai Rp13,4 triliun. Uang pengganti yang diajukan terdiri dari kerugian sewa terminal senilai Rp2,9 triliun dan kerugian perekonomian negara Rp10,5 triliun.Â
JPU menekankan bahwa pembebanan uang pengganti dari aspek kerugian perekonomian sebesar Rp10,5 triliun pada Terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza didasarkan pada dampak luas yang dirasakan masyarakat, seperti tingginya biaya pembelian Solar dan BBM. Usai pembacaan tuntutan, Muhammad Kerry Adrianto Riza buka suara. Ia menyatakan tak terlibat dalam kasus tersebut.
"Seperti yang sudah saya sampaikan fakta persidangan bahwa semua saksi yang dihadirkan itu sudah bilang saya tidak terlibat dalam perkara ini," kata dia di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jumat (13/2/2026) malam usai pembacaan tuntutan Jaksa.
Dia pun meminta keadilan. Pada kesempatan tersebu,t Kerry juga ingin kasus ini dilihat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Saya mohon keadilan untuk saya. Saya berharap sekali dalam situasi ini Bapak Presiden Prabowo bisa melihat kasus saya secara jernih dan objektif. Beliau adalah negarawan yang hebat dan bijaksana yang saya yakin tidak ingin ada kriminalisasi di negeri ini," bebernya.
Di akhir penutup, dia kembali meminta keadilan atas kasusnya.
"Saya mohon agar keadilan bagi saya. Teman-teman bismillah ya. Semoga Allah melindungi kita semua," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Kerry Adrianto digambarkan sebagai figur muda dengan latar belakang bisnis dan jejaring sosial yang cukup luas. Meski tidak dikenal sebagai figur publik seperti politisi atau selebritas, ia cukup aktif dalam lingkaran bisnis dan pergaulan perkotaan.
source on Google [Gambas:Video CNBC]