Data hisab ephemeris mencatat ijtima atau konjungsi terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.03.15 WIB, bertepatan dengan 29 Syakban 1447 H. Sementara matahari terbenam pada pukul 18.15.45 WIB, sedangkan bulan terbenam lebih dahulu pada pukul 18.11.10 WIB atau selisih -3 menit 37 detik. Umur hilal juga baru mencapai 0 jam 4 menit dengan persentase cahaya hilal sebesar 0,01%, sehingga secara astronomis hilal belum memungkinkan untuk diamati. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)