Opsen Pajak Terus Berlanjut 2026, Harga LCGC Bakal Naik Segini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 15:45 WIB
Foto: Mobil Daihatsu New SIgra dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show Gaikindo Indonesia International Auto Show di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (10/8/2023). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor di berbagai provinsi mulai terasa dampaknya terhadap harga jual mobil di awal tahun. Meski secara regulasi kebijakan lama berakhir pada akhir 2025, implementasi diskon opsen yang berbeda-beda di tiap daerah memunculkan variasi harga on the road yang cukup signifikan.

Daihatsu mengungkapkan bahwa perbedaan keputusan gubernur di masing-masing wilayah membuat struktur biaya kendaraan menjadi tidak seragam. Situasi ini menuntut pelaku industri otomotif untuk menyesuaikan strategi harga secara regional.

"Opsen ini kan semuanya di luar DKI normatifnya ada, tetapi yang dilakukan masing-masing provinsi memberikan diskon. Ada yang diskonnya tetap, ada yang diskonnya turun," kata Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk Tri Mulyono dikutip Jumat (13/2/2026).


DKI Jakarta menjadi satu-satunya wilayah yang tidak memberlakukan opsen sejak awal. Sementara provinsi lain memilih kebijakan diskon dengan besaran berbeda, mulai dari mempertahankan angka lama hingga memangkas diskon sehingga harga kendaraan naik.

Beberapa daerah seperti Kalimantan Selatan, Riau, dan Sulawesi Utara disebut mengalami penurunan diskon yang cukup terasa. Kenaikan biaya ini otomatis berdampak pada harga jual kendaraan baru di diler.

"Kalau diskonnya turun, berarti cost-nya akan naik. Contohnya seperti Kalimantan Selatan dan Riau, itu diskon opsennya turun sehingga membuat harga pembeliannya pasti naik," kata Tri.

Besaran kenaikan tidak seragam antar provinsi karena bergantung pada kebijakan diskon masing-masing daerah. Segmen LCGC menjadi salah satu yang paling sensitif terhadap perubahan ini. Kenaikan harga beberapa juta rupiah saja dinilai bisa memengaruhi keputusan pembelian konsumen yang sangat mempertimbangkan aspek keterjangkauan.

"Untuk kelasnya Sigra saja mungkin bisa (naik) Rp 6 juta sampai Rp 8 juta tergantung variannya," ujarnya.


(hoi/hoi)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Di Tengah Tantangan Global, Ekonomi Jakarta Tetap Tumbuh Positi