Prabowo: Jangan Dikira Kita Gak Tahu Diganggu, We Are Not Stupid

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 11:08 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Biro Pers Sekretariat RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menilai ada gangguan dari pihak luar terhadap bangsa Indonesia. Penilaian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).



"Kita diganggu, kita tahu diganggu, jangan dikira kita nggak tahu diganggu. We are not stupid. Ini gw bicara sama mereka-mereka itu. Please dear friends, Indonesia are not stupid, we know what's happening," ujar Prabowo.

"Kita tahu, kita tahu siapa yang biayai gerakan-gerakan menjelek-jelekan bangsa Indonesia karena mereka takut kita kuat, mereka takut kita sejahtera," lanjut ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Prabowo memastikan tidak mau mengganggu bangsa lain. Ia hanya ingin rakyat hidup dengan baik.

"Hanya itu yang kita inginkan. Dan kita ingin buktikan ekonomi kita akan bangkit, mereka nggak tahu ini. Ada ahli-ahli ekonomi nggak jelas dari mana itu, selalu turunkan moril. Saya mau tanya, kamu itu warga negara mana?," kata Prabowo.

"Kita kalau main bola, kita suporter ya, mereka selalu jelek-jelekkan prestasi kita sendiri. Konsumsi rumah tangga tertinggi, nggak ada yang komentar baik, penerimaan pajak bulan ini konon katanya naik tertinggi selama beberapa tahun. Tapi kita tidak ada masalah, kita bekerja dan kita buktikan pada rakyat," lanjutnya.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Purbaya Ungkap Proyek Gentengisasi Akan Gunakan Dana MBG