01:07
Video: Imlek Festival 2026, Gairahkan Konsumsi Awal Tahun Kuda Api
Jakarta, CNBC Indonesia- Setelah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5,39% di Kuartal III-2025, Pemerintah RI menargetkan ekonomi pada Kuartal I-2026 bisa menembus 5,6% (yoy) sejalan upaya mendorong daya beli dan belanja pemerintah di masa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu mengatakan dorongan konsumsi di Ramadan, Lebaran dan Imlek menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Q1-2026 sehingga dapat lebih meningkat. Momen hari raya yang dirayakan masyarakat dengan aktivitas belanja hingga mudik akan mengerek kinerja sektor akomodasi dan transportasi seperti hotel dan angkutan umum akan melesat.
Memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi, Pemerintah didorong untuk program stimulus dan penciptaan lapangan kerja melalui investasi untuk mempertahankan pertumbuhan di awal tahun hingga dapat berlanjut ke kuartal selanjutnya.
Sementara Deputi III Badan Komunikasi RI, Aderia menyebutkan momen hari raya di awal tahun erat kaitannya dengan kumpul bersama sehingga dapat memicu konsumsi. Oleh karena itu, Badan Komunikasi RI dalam mendorong belanja masyarakat dan aktivitas ekonomi lewat menyelenggarakan berbagai acara salah satunya Imlek Festival 2026 di berbagai kota di Indonesia.
Bakom selain itu juga terus memperluas informasi terkait pelaksanaan festival dan perayaan hari raya di seluruh Indonesia sehingga dapat diikuti oleh masyarakat luas.
Seperti apa upaya pemerintah mendorong ekonomi di 2026? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu dan Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Aderia dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 12/02/2026)