CLOSE AD
MARKET DATA

Menkes Bilang Ada 1.824 Orang Kaya Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

haa,  CNBC Indonesia
12 February 2026 07:25
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam rapat konsultasi dengan Pimpinan Komisi DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)
Foto: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam rapat konsultasi dengan Pimpinan Komisi DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap ada sebanyak 1.824 peserta BPJS Kesehatan, yang termasuk golongan orang kaya di desil 10 dan 9, terdaftar sebagai Penerima Iuran Bantuan Jaminan Kesehatan (PBI JK). Hal ini diungkapkan Menkes dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (11/2/2026).

"Ada juga orang kaya desil 10 yang masuk PBI. Sebanyak 1.824 orang desil terkaya mendapat PBI, akibatnya ada orang yang seharusnya masuk PBI tapi tidak masuk karena PBI ada kuotanya yakni sekitar 96,8 juta," ujar Budi.

Ketidaktepatan data ini membuat orang yang tidak mampu dan membutuhkan pelayanan kesehatan tidak bisa masuk ke dalam PBI JK. Agar kuota ini isa dimanfaatkan oleh orang yang tepat, BPS, BPJS Kesehatan, Kemensos, dan pemerintah daerah harus melakukan rekonsiliasi data dari 11 juta data PBI yang dinonaktifkan.

Nantinya, orang yang mampu akan dikeluarkan dari daftar PBI JK karena masih ada golongan desil 5 yang lebih membutuhkan.

"Supaya porsinya dia bisa diisi oleh teman-teman yang benar-benar tidak mampu. Nah, ini akan dilakukan dalam 3 bulan ke depan dan ini adalah salah satu keputusan dari rapat kemarin," tegasnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Puskesmas dan Dinkes Diminta Menkes Rutin Laporkan Kasus Keracunan MBG


Most Popular
Features